Sapu Gunung Diatas Ketinggian 1300 Mdpl Kawah Ratu Taman Nasional Halimun Salak

Minggu, 24 Maret 2019 - 00:00 WIB

Sapu Gunung Diatas Ketinggian 1300 Mdpl Kawah Ratu Taman Nasional Halimun Salak
Sapu Gunung Diatas Ketinggian 1300 Mdpl Kawah Ratu Taman Nasional Halimun Salak
Banner Dalam Artikel


TatarSukabumi.ID - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019 Balai Taman Nasional Halimun Salak (TNGHS) Resort Kawah Ratu bekerjasama dengan sejumlah komunitas peduli dan pemerhati lingkungan hidup menggelar Sapu Gunung yang dipusatkan di area kemah Lembah Damar wilayah Taman Nasional Halimun Salak Cidahu Sukabumi, Senin (4/3/2019).


Dalam kegiatan ini, Kepala Balai TNGHS Ir. Awen Supranata memberikan piagam penghargaan kepada dua orang warga yang telah menyerahkan lahan garapan di kawasan Taman Nasional secara sukarela kembali ke Negara.


BACA JUGA : Wilayah Potensi Konflik Pemilu 2019 di Sukabumi, Kapolres Sukabumi Angkat Bicara


Ditemui dilokasi kegiatan yang berada diatas ketinggian 1300 Meter Diatas Permukaan Laut (Mdpl), Budi Bagas Ketua Volunteer Kawah Ratu menjelaskan, kegiatan Sapu Gunung ini merupakan kegiatan yang secara teknis dilakukan tim relawan bekerjasama dengan TNGHS.


"Agenda Sapu Gunung kita bentuk 8 tim berjumlah 86 orang, terdiri dari komunitas pecinta alam, Pelajar SMK Kehutanan Kadipaten, Santri, Pramuka, dalam satu kelompok dipimpin oleh satu volunteer Kawah Ratu," ujar Budi Bagas, Senin (4/3/2019).


BACA JUGA : Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sujabumi Pedagang Keluhkan Aturan Berjualan di Trotoar


Agar tidak tertumpuk disatu wilayah, 8 tim akhirnya digabungkan menjadi 6 tim yang diturunkan ke beberapa titik wilayah Taman Nasional meliputi area air terjun dua undak, air terjun empat, area resort hingga area camping ground Lembah Damar.



3 Tim lainnya menyisir jalur Kawah Ratu dengan jarak tempuh berkisar dua jam perjalanan jalan kaki atau sekitar 5 Kilometer.


"Untuk area puncak Gunung Salak tidak dilakukan terbentur oleh akses lokasi yang cukup jauh dan lama," tukas Budi.


BACA JUGA : Ratusan Miras, Lem Aibon dan Komik Diamankan Polsek Kebonpedes Sukabumi


Saat dikonfirmasi TatarSukabumi.ID terkait pembentukan Volunteer Kawah Ratu, Budi menjelaskan, jauh sebelum ada Taman Nasional Volenteer telah dibentuk sejak kawasan masih dikelola Perhutani tahun 2000 silam.


"Kemudian setelah dikelola TNGHS tahun 2003 dibentuklah Volunteer Kawah Ratu, hingga saat ini anggota yang aktif berjumlah 25 orang ," terang Budi.


BACA JUGA : Terungkap, Diduga Bunuh Diri Polisi Temukan Bukti Postingan Facebook Korban


Dari pantauan TatarSukabumi.ID kegiatan dihadiri 165 tamu undangan dari berbagai unsur, meliputi Pemerintah Kbupaten Sukabumi, Muspika Cidahu, sejumlah Perusahaan diantaranya
Indonesian Power, Star Energi, Antam
Otsuka, Aqua Golden Mississippi, PT Indo Lakto, dan Bumi Cangkuang Lestari.


Hingga berita ditayangkan sejumlah tim masih melakukan penyisiran sampah di kawasan Kawah Ratu TNGHS jumlah sampah yang terkumpul sementara berkisar 500 Kilogram selanjutnya diangkut oleh kendaraan Dinas Kebersihan.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi