Dugaan Kasus Pemotongan Bantuan Covid-19 di Desa Sukamulya Cikembar, Marwan Hamami : Kalau Memang Kejadian Keterlaluan

Senin, 08 Februari 2021 - 12:16 WIB
Dugaan Kasus Pemotongan Bantuan Covid-19 di Desa Sukamulya Cikembar, Marwan Hamami : Kalau Memang Kejadian Keterlaluan
Dugaan Kasus Pemotongan Bantuan Covid-19 di Desa Sukamulya Cikembar, Marwan Hamami : Kalau Memang Kejadian Keterlaluan

TatarSukabumi.ID - Dugaan kasus pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di yabg bersumber dari Dana Desa (DD) terjadi di Sukabumi Jawa Barat.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 20 warga Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengaku mengalami pemotongan bantuan Covid-19 yang bersumber dari Desa.

Dalam sejumlah video amatir yang selanjutnya menuai banyak sorotan, pengakuan Keluarga Penerima Bantuan (KPM) yang hanya menerima 500 ribu dari haknya senilai 900 ribu rupiah.

Dalam video lainnya, salah seorang Rukun Warga (RW) mengaku telah menyisihkan uang senilai 8 juta rupiah, yang dikumpulkan dari 20 orang penerima bantuan (400 ribu/KPM) dengan dalih uang tersebut selanjutnya akan diberikan kepada warga lain yang tidak terdaftar dalam penerima bantuan.

BACA JUGA : Bantuan Warga Desa Sukamulya Diduga Disunat Oknum Padahal Camat Cikembar Tegas Larang Ada Potongan

Menanggapi permasalahan yang banyak menuai sorotan ini, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, saat ditemui di Gedung Pendopo Sukabumi menyatakan, perlu dilakukan pendalaman akan kasus ini, dan perlu dilakukan pembuktian benar tidaknya terjadi pemotongan bantuan Covid-19.

Lebih jauh Marwan menegaskan, Pemerintah Desa seharusnya menambah bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi.

"Belum tentu di potong atau tidak, tapi kalau memang kejadian (dipotong) itu keterlaluan," tegas Marwan Hamami kepada TatarSukabumi.ID, Senin (8/2/2021).

"Harusnya pihak Desa bukan memotong tapi menambah, (jadi) harus di buktikan (ada potongan)," ungkap orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : Keterlaluan! Bantuan Sosial Warga Desa Sukamulya Cikembar Sukabumi Diduga Disunat 400 Ribu

Untuk diketahui, kasus dugaan pemotongan bantuan sosial savety net bagi warga Desa Sukamulya terjadi usai  pelaksanaan pembagian bantuan dari sumber anggaran Dana Desa pada Jum'at (29/1/2021) lalu.

Seharusnya, dalam pembagian bantuan Covid-19 ini, setiap KPM menerima uang senilai 900 ribu rupiah dari 3 tahap bantuan yang diberikan sekaligus (300 ribu setiap tahap).

Tidak hanya pendistribusian bantuan tahap 7,8,9 yang Jumat lalu dibagikan diduga terjadi pemotongan, sejumlah warga mengaku sedari awal program bantuan Covid-19 kerap disunat oleh oknum.

Namun, dalam pendistribusian bantuan kali ini, pemotongan kepada KPM dirasakan cukup besar dari potongan yang terjadi di tahap sebelumnya, sehingga sebagian warga geram dan memvideokan pengakuan warga hingga viral di media sosial.(*)

SUKABUMI TERKINI