Bantuan Warga Desa Sukamulya Diduga Disunat Oknum Padahal Camat Cikembar Tegas Larang Ada Potongan

Sabtu, 06 Februari 2021 - 14:25 WIB
Bantuan Warga Desa Sukamulya Diduga Disunat Oknum Padahal Camat Cikembar Tegas Larang Ada Potongan
Bantuan Warga Desa Sukamulya Diduga Disunat Oknum Padahal Camat Cikembar Tegas Larang Ada Potongan

TatarSukabumi.ID - Dugaan kasus pemotongan bantuan jaring pengaman sosial bersumber dari Dana Desa (DD) terjadi di Sukabumi Jawa Barat.

Diberitakan sebelumnya, dugaan pemotongan bantuan Covid-19 menimpa sejumlah warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Tidak tanggung tanggung, jumlah nominal uang yang diduga disunat berkisar diangka 400 ribu rupiah, dari pengakuan sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM).

BACA JUGA : Keterlaluan! Bantuan Sosial Warga Desa Sukamulya Cikembar Sukabumi Diduga Disunat 400 Ribu

Menindak lanjuti kasus dugaan pemotongan bantuan sosial ini, Camat Cikembar, Tamtam Alamsyah, kepada TatarSukabumi.ID melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Jumat (5/2/2021) kemarin angkat suara.

Tamtam mengaku Pihaknya telah memberi warning agar seluruh Desa di Kecamatan Cikembar dapat menyalurkan bantuan sosial savety net tepat sasaran.

Lebih jauh Tamtam mengaku telah memberikan surat edaran kepada seluruh Desa di wilayah Kecamatan Cikembar untuk tidak melakukan pemotongan bantuan ini.

"Dalam hal pembinaan, pengawasan, Kita dari awal sudah membuat Surat Edaran kepada seluruh desa, agar penyaluran bantuan sosial bersumber (baik) dari pusat, provinsi maupun kabupaten, harus sampai tepat pada sasaran.

"Tidak ada pemotongan, dengan dalil apapun istilahnya, kita sudah sampaikan itu," tegas Tamtam Alamsyah, kepada TatarSukabumi.ID, Jumat (5/2).

BACA JUGA : Kajari Wajibkan Jajaran Adhyaksa Kabupaten Sukabumi Donor Darah Setiap 3 Bulan

Dalih pemotongan dilakukan karena alasan klise, yakni uang yang dipotong dari pemilik sah penerima bantuan adalah untuk dikumpulkan untuk selanjutnya dibagikan kepada warga yang tidak kebagian jatah bantuan.

"Kalau mau memberi kepada warga yang tidak kebagian, silahkan saja, asalkan langsung oleh warga penerima sesuai data penerima, agar kelak tidak menjadi masalah," tukasnya.

Halaman Selanjutnya >>>>

SUKABUMI TERKINI