Peningkatan Penanaman Modal Dalam Negeri Ditengah Lesunya Penanaman Modal Asing di Sukabumi

Jumat, 27 November 2020 - 11:16 WIB
Peningkatan Penanaman Modal Dalam Negeri Ditengah Lesunya Penanaman Modal Asing di Sukabumi
Peningkatan Penanaman Modal Dalam Negeri Ditengah Lesunya Penanaman Modal Asing di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi mencatat, terjadi trend peningkatan investasi di Kabupaten Sukabumi periode Januari hingga September 2020 berada pada angka 1,18 triliun.

Realisasi investasi periode 2020 Kabupaten Sukabumi mengalami kenaikan sebesar  80,11 persen dari total target senilai 1,48 triliun.

Hal ini diungkap Nina Widiawati, Kepala Bidang Penanaman Modal pada DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/11/2020).

Menurut Nina, grafik investasi di Kabupaten Sukabumi mengalami kenaikan sebesar 52,31 persen dari target senilai 1,48 triliun di tahun 2020 ini.

"Peningkatannya cukup tinggi, bahkan bila dibanding realisasi (investasi) pada periode yang sama tahun 2019 yang hanya berkisar 776,44 Milyar," ungkap Nina.

BACA JUGA : Trend Positif Investasi Sukabumi 2020 Tembus Hingga 80 Persen

Lebih jauh Nina menjelaskan, dasar kenaikan tersebut salah satunya didorong oleh peningkatan sektor penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar 139,18 persen khususnya di bidang transportasi dan peningkatan pembangunan infrastruktur.

"Capaian tersebut berasal dari 545 proyek serta penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.901 orang tenaga kerja Indonesia (TKI).

"Melihat grafik 2019 investasi PMDN naik senilai 585,20 Milyar dari target 420,46 miliar menjadi 1,01 triliun," jelas Nina.

Namun demikian pandemi Covid-19 memberi dampak pada menurunnya investasi penanaman modal asing (PMA) Kabupaten Sukabumi.

Di periode 2020 ini PMA mengalami penurunan sebesar 50,29 persen dari capaian realisasi 2019 senilai 355,98 miliar saat ini menjadi 176,97 miliar.

BACA JUGA : Masyarakat Keluhkan Gas Elpiji Bersubsidi di Sukabumi Langka

Ditengah ketidakpastian berakhirnya Covid-19, Nina mengatakan capaian investasi PMA di tahun 2020 dipastikan tidak akan mencapai target.

"Namun capaian 50 persen dari target saja sudah cukup bagus," tukasnya.

Namun demikian sambung Nina, permasalahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi DPMPTSP Kabupaten Sukabumi untuk lebih berinovasi sebagai bentuk upaya menarik investor asing ke Sukabumi.

"Selain memberikan program layanan Online System Submission (OSS), secara intens Kami melakukan pengawasan, pembinaan sampai pengawalan bagi para pelaku usaha swasta, PMDN dan PMA agar dapat stabil berproduksi," terangnya.

"Selanjutnya, dengan lesunya investasi PMA, diperlukan pengembangan potensi investasi di sektor pariwisata Sukabumi." pungkasnya.(*)