Cara Masyarakat Lapor Jika Ada Pungutan Liar di Sukabumi

Jumat, 06 November 2020 - 11:59 WIB
Cara Masyarakat Lapor Jika Ada Pungutan Liar di Sukabumi
Cara Masyarakat Lapor Jika Ada Pungutan Liar di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Kabupaten Sukabumi  Sosialisasi Pemberantasan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi bertempat di Ruang Pertemuan Sekretariat UPPL Kabupaten Sukabumi Jl. Jendral Ahmad Yani - Cangehgar Komplek GOR Palabuhanratu, Kamis (05/11/2020).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri seluruh kepala desa di wilayah kecamatan Palabuhanratu dan Cikakak dengan narasumber Kepala Tim Penindakan UPP Saber Pungli Ipda Bayu S. Bahari dan Inspektorat Kabupaten Sukabumi Ahmad Mujadid.

Ipda Bayu menyatakan Satgas Saber Pungli mempunyai tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara tegas, terpadu, efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja dan sarana prasarana yang berada di Pemerintah Daerah, dengan menyelenggarakan fungsi Intelejen, Pencegahan, Penindakan dan Yustisi.

BACA JUGA : Gani Muhamad Targetkan Sukabumi Masuk Zona Kuning

Lebih jauh dalam paparannya, Kepala Tim Penindakan UPP Saber Pungli Kabupaten Sukabumi menyebut, regulasi pungutan liar diatur dalam perundang-undangan nomor 31 tahun 1999 yang diperbaharui dengan UU nomor 20 tahun 2001 dalam pasal penerimaan hadiah (gratifikasi) dengan hukuman pidana paling singkat 4 (empat) dan paling lama 20 tahun.

"Sesuai Pasal 12 huruf F, Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang pada waktu menjalankan tugas, meminta, menerima, atau memotong pembayaran kepada pegawai negeri atau negara yang lain atau kepada kas umum, seolah-olah pegawai negeri atau penyelenggara negara yang lain atau kas umum tersebut mempunyai utang kepadanya, padahal diketahui bahwa hal tersebut bukan merupakan utang," jelas Bayu, Kamis (5/11).

BACA JUGA : Ferdy Ferdian Targetkan PDBI Kabupaten Sukabumi Juarai PORDA dan PON

Ditempat yang sama, Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi selaku Kepala Staf Kesekretariatan UPPL Kabupaten Sukabumi Ridwan, menyatakan sosialisasi ini untuk memberikan kesadaran yang tinggi kepada Kepala Desa/Lurah dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap pelayanan dapat terlaksana dengan baik.

“Banyak faktor yang menyebabkan pungli terjadi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat, antara lain adanya penyalahgunaan wewenang jabatan atau kewenangan, faktor mental, karakter atau perilaku, tentunya faktor ekonomi (penghasilan tidak cukup) hingga lemahnya sistem control dan pengawasan dari atasan” ungkap Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan mengungkapkan, diperlukan dukungan dari seluruh unsur masyarakat untuk mengawasi serta memberikan laporan penemuan kegiatan pungli yang terjadi di wilayah.

Halaman Selanjutnya >>>>