Realisasi Bantuan Pembangunan Rutilahu di Cikembar Sukabumi Belum Dilaksanakan

Rabu, 28 Oktober 2020 - 06:24 WIB
Realisasi Bantuan Pembangunan Rutilahu di Cikembar Sukabumi Belum Dilaksanakan
Realisasi Bantuan Pembangunan Rutilahu di Cikembar Sukabumi Belum Dilaksanakan

TatarSukabumi.ID - Program bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) program bantuan Pemprov Jawa Barat di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi belum terealisasi.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Cikembar, Suhendar saat dikonfirmasi awak media terkait sejauh mana program rutilahu di wilayahnya, Selasa (27/10) kemarin.

Suhendar menjelaskan, program bantuan pembangunan rutilahu yang bersumber dari anggaran Pemprov Jabar di Kecamatan Cikembar tersebar di Desa Cikembar sebanyak 20 unit rumah, Desa Cimanggu 20 unit dan Desa Kertaraharja 30 unit rutilahu.

"Sebenarnya ajuan di Desa Cikembar sebanyak 300 rumah rutilahu," ungkap Suhendar, Selasa (27/10).

BACA JUGA : Tim Rescue Damkar Evakuasi Jenazah Dalam Sumur di Cidahu Sukabumi

Masih kata Suhendar, terjadi keterlambatan realisasi program pembangunan, namun dipastikan awal Nopember mendatang program pembangunan rutilahu mulai berjalan.

Rencana awal, sambung Suhendar, juklak juknis yang telah di jadwalkan, pelaksanaan pembangunan dilaksanakan 30 persen di awal oktober 30, selanjutnya termin kedua 50 persen di Nopember, dan sisanya 20 persen dapat selesai bulan Desember.

"Informasi terakhir dari LPM diagendakan pembangunan akan di mulai awal Nopember," tutur Kades.

"Warga calon penerima dan RT selalu pertanyakan kapan program ini akan dilaksanakan, makanya kami berharap agar secepatnya dapat terealisasi," sambung Dia.

"Program bantuan rutilahu ini anggaran per unit nya 17,5 juta rupiah, dipotong administrasi dan upah kerja satu juta sisanya16,5 juta berupa material bangunan," terangnya.

BACA JUGA : Hati-hati Charge Handphone Rumah Warga Cikidang Nyaris Ludes Terbakar

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi menyatakan hal sama, desakan masyarakat akan program ini.

"Sebetulnya sejak awal sosialisasi hingga kini belum ada kepastian waktu kapan akan dimulai pembangunan rutilahu," kata Baenuri.

"Kami bingung dimana desa menjadi ujung tombak yang berhubungan langsung dengan 20 warga calon penerima, serta kendala warga lain yang juga mengharapkan program yang sama," sambung Dia.

"Kami harapkan program ini segera terlaksana." ungkap Baenuri.(*)

SUKABUMI TERKINI