Buruh Taruh Banyak Harapan Kepada HRD Associate Kabupaten Sukabumi

Rabu, 30 September 2020 - 22:48 WIB
Buruh Taruh Banyak Harapan Kepada HRD Associate Kabupaten Sukabumi
Buruh Taruh Banyak Harapan Kepada HRD Associate Kabupaten Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Human Resource Department (HRD) Associate Kabupaten Sukabumi belum lama ini melaksanakan musyawarah luar biasa.

Dalam Musyawarah Luar Biasa ini, Organisasi profesi atau wadah forum komunikasi para HRD Perusahaan se-Kabupaten Sukabumi melantik Abdul Haris sebagai Ketua Asosiasi HRD Kabupaten Sukabumi periode 2020 - 2023 menggantikan Herman Ibnu Ilyas Ketua HRD periode sebelumnya.

Kepada kepengurusan HRD Associate Kabupaten Sukabumi yang baru, Ketua Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin menaruh banyak harapan.

"Kami punya banyak harapan, kepengurusan asosiasi HRD kelak dapat lebih serius menjadi kepanjang tanganan Buruh.

"Baik dalam hal penegakan hukum di lingkungan kerja, dan terutama dapat mendorong mewujudkan kesejahteraan juga perlindungan terhadap Buruh," ungkap Dadeng Nazarudin, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA : Jangan Panik! Tingkatkan Literasi Tentang Potensi Gempa Megathrust

Di kepengurusan sebelumnya, Dadeng menilai HRD Associate Kabupaten Sukabumi belum bisa menjadi bapak atau orang tua bagi para Buruh.

"Kami memandang mereka lebih pro terhadap Pengusaha, dengan kata lain, mereka hanya sebagai jembatan untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya saja bukan untuk kesejahteraan buruh," tukasnya.

BACA JUGA : Jangan Gagal Paham Tentang Gempa Megathrust  dan Potensi Tsunami di Pulau Jawa

Ketua GSBI berharap, dengan kepengurusan HRD Associate Kabupaten Sukabumi yang baru, dapat menjadi jembatan dalam melindungi kelangsungan usaha dan kelangsungan kerja kaum buruh Sukabumi.

"Ditengah gelombang krisis ekonomi, krisis usaha dampak Covid-19, di khawatirkan akan mengakibatkan banyak perusahaan yang kehilangan order sehingga berdampak PHK massal. Kami berharap kepengurusan asosiasi HRD yang baru dapat menjaga kelangsungan usaha maupun kelangsungan kerja buruh." harap Dadeng.(*)