Penjelasan BMKG Terkait Potensi Gempa Megathrust di Selatan Jawa Hasil Kajian ITB

Jumat, 25 September 2020 - 19:57 WIB
Penjelasan BMKG Terkait Potensi Gempa Megathrust di Selatan Jawa Hasil Kajian ITB
Penjelasan BMKG Terkait Potensi Gempa Megathrust di Selatan Jawa Hasil Kajian ITB
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan apresiasi atas hasil kajian potensi Gempa Megathrust Selatan Jawa.

Hasil riset para peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait adanya potensi tsunami 20 meter di wilayah Selatan Pulau Jawa, viral menuai sorotan masyarakat.

Hasil riset yang telah diterbitkan dalam jurnal Nature Scientific Report baru - baru ini (17/9/2020), dianggap mengkhawatirkan jika benar-benar terjadi.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono, kepada TatarSukabumi.ID, angkat suara.

BACA JUGA : Kewajiban yang Harus Dipatuhi Paslon di Pilkada 2020

"Potensi gempa kuat di zona Megathrust di selatan Pulau Jawa, hasil kajian para ahli kebumian ITB yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Nature baru-baru ini diharapkan dapat mendorong kita semua untuk lebih memperhatikan upaya mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami" ujar Daryono, Jumat (24/09/20).

Sebagai bentuk antisipasi dan mitigasi sambung Daryono, diperlukan upaya serius berbagai pihak untuk mendukung dan memperkuat penerapan building code dalam membangun infrastruktur.

"Masyarakat diharapkan terus meningkatkan kemampuan dalam memahami cara selamat saat terjadi gempa dan tsunami," terangnya.

BACA JUGA : Tim Gabungan SAR Berhasil Temukan Jenazah Korban Terakhir Banjir Bandang Cicurug

Namun demikian BMKG menyatakan skenario model yang dihasilkan merupakan gambaran terburuk (worst case), dan dapat dijadikan acuan dalam upaya mitigasi guna mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami.

Halaman Selanjutnya >>>>