Kisah Pahlawan di Dunia Nyata Relawan Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:47 WIB
Kisah Pahlawan di Dunia Nyata Relawan Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana
Kisah Pahlawan di Dunia Nyata Relawan Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Relawan merupakan ujung tombak dalam upaya Penanggulangan Bencana (PB).

Dalam kebencanaan diperlukan Unit Reaksi Cepat (URC) Penanggulangan Bencana yang mampu bekerja secara optimal tanpa rasa lelah dan pamrih.

Pada tahun 2012 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi resmi membentuk Relawan URC PB di tingkat Kecamatan.

BACA JUGA : Ibadah Kurban di Tengah Pandemi, Rekapitulasi Kinerja Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi 2020

Adalah Daming Supriatna (46) Relawan URC PB Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sosok Bapak dari 5 anak warga Kampung Delima RT 04 RW 06 Kelurahan/ Kecamatan Cibadak yang dengan tulus mengabdikan hidupnya dalam penanggulangan bencana.

Mengenal lebih dekat pria yang memiliki pasangan hidup Yani Nuryati (42) dikaruniai anak Nurfani Ratna Wilis (22), Virli Adrian (16), Muhammad Nahdif (12) Muhammad Sidqi (8) dan si bungsu Arsyla Hasna (3).

Selama 8 tahun terakhir, selama 24 jam hidup Daming di dedikasikan sebagai relawan yang siap terjun kelapangan apabila terjadi bencana.

"Di tahun 2012 BPBD membentuk relawan se-Kabupaten, setiap Kecamatan satu orang, jadi ada keterwakilan BPBD di 47 Kecamatan Kabupaten Sukabumi," kenang Daming saat ditemui TatarSukabumi.ID di kediamannya, Selasa (11/8/2020).

BACA JUGA : Wisata Goa Baduy Sukabumi, Ada 3 Danau Dalam Goa

Namun sejak pembentukan pertama URC PB Kecamatan 8 tahun silam, sejumlah Relawan keluar masuk meski masih banyak yang tetap bertahan mengabdikan hidupnya tanpa rasa lelah dan pamrih.

"Sejak tahun 2012 saya bertahan, karena sudah menjiwai, tidak mau lepas, sudah jadi ikatan batin bekerja untuk sosial.

"Ada kepuasan batin tersendiri saat membantu korban bencana, jadi jika ada korban bencana sudah mikirnya sebagai keluarga sendiri, bukan orang lain," ungkap Daming.

Halaman Selanjutnya >>>>