Hari ke-7 Pencarian Nelayan Pangandaran di Laut Sukabumi di Tutup, SARDa : 1 Meninggal 2 Tidak Ditemukan

Selasa, 14 Juli 2020 - 22:06 WIB
Hari ke-7 Pencarian Nelayan Pangandaran di Laut Sukabumi di Tutup, SARDa : 1 Meninggal 2 Tidak Ditemukan
Hari ke-7 Pencarian Nelayan Pangandaran di Laut Sukabumi di Tutup, SARDa : 1 Meninggal 2 Tidak Ditemukan
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pencarian Nelayan asal Pangandaran kembali dilakukan regu pencari gabungan di Laut Selatan Ujunggenteng, Sukabumi, Selasa (14/07/20).

Perahu Nelayan dengan 3 awak kapal diduga mengalami kecelakaan laut di perairan Ujunggenteng Sukabumi, setelah sebelumnya 1 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pesisir Ujunggenteng Sukabumi.

Hari ini, Selasa (14/7/2020), merupakan hari ke-7 proses pencarian terhadap korban, sesuai SOP pencarian secara resmi di tutup.

BACA JUGA : Bantuan Covid-19 Jabar Tahap II Tidak Diterima Warga, Dinsos Kabupaten Sukabumi : se-Provinsi Jawa Barat Hampir Sama

Ketua SARDa Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, regu pencari gabungan Pos SAR Ciracap melanjutkan pencarian terhadap 2 korban, menyusul sebelumnya jenazah Riki Aji Firmansyah di temukan pada Jumat (10/7) lalu.

Jenazah Riki warga Dusun Gembor, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran di temukan di kawasan Cikaleuwung Cijoho Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap,  Kabupaten Sukabumi.

"Tim gabungan melakukan penyisiran darat mulai Karang Gantung - Cikarang Ponton - Villa Assaba Land - Pantai Pamunguan, dengan hasil masih nihil" ujar Okih, Selasa (14/7).

BACA JUGA : Jenazah Driver Ojol Ditemukan di Saluran Air Sukaraja Sukabumi

Anggota pencarian korban melibatkan 5 personil Pos SAR Ciracap (SARDa Kabupaten Sukabumi) BPBD, TRC Kecamatan Ciracap, RAPI Lokal 08, Rajawali (PRPS) Palabuhanratu- Sukabumi Selatan, dan sejumlah unsur lainnya.

Regu SAR gabungan ini dibagi menjadi 2 Tim, Tim satu melakukan penyisiran dari Cikarang Ponton, Karang Gantung dan Villa Assaba Land, sementara Tim dua menyisir kawasan Villa Assaba Land - Pantai Pamunguan.

"Untuk cuaca cerah, sedangkan gelombang laut cukup tinggi," ujar Okih.

"Sesuai SOP upaya pencarian korban resmi ditutup, dengan hasil 2 orang korban tidak ditemukan," sambung Okih.

"Operasi SAR akan dibuka kembali bila ada info, petunjuk yang mengarah kepada kepastian penemuan jenazah korban." pungkasnya.(*)