Masjid Almasthuriyah Sukabumi Dibangun Era Aher Diresmikan Emil

Kamis, 09 Juli 2020 - 09:31 WIB
Masjid Almasthuriyah Sukabumi Dibangun Era Aher Diresmikan Emil
Masjid Almasthuriyah Sukabumi Dibangun Era Aher Diresmikan Emil
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Masjid Jami Al-Masthuriyah, Rabu (8/7/2020).

Pimpinan Ponpes terbesar di Kabupaten Sukabumi, KH. A. Azis Masthuro mengatakan pembangunan Masjid  dimulai pada September 5 tahun silam dibantu Ahmad Heryawan Gubernur Jabar sebelumnya, dan saat ini diresmikan Ridwan Kamil.

Gubernur Jabar saat ini, Pria yang akran disapa Kang Emil menyatakan selamat atas diresmikannya Masjid yang di awali dan diakhiri oleh dua Gubernur berbeda.

"Dulu pembangunannya diawali oleh Pak Ahmad Heryawan, sekarang diakhiri dan diresmikan oleh saya," ungkap Ridwan Kamil disela peresmian Masjid Jami Al Masthuriyah, Rabu (8/7).

BACA JUGA : Paripurna DPRD Penyampaian Nota Pertanggung Jawaban APBD 2019 dan Pengumuman Pansus Covid-19 Sukabumi

Emil mengaku miliki kesan mendalam dengan Ponpes Al Masthuriyah, banyak inspirasi yang didapatnya dari Ponpes ini ungkap Emil.

"Banyak inspirasi dan melahirkan program dari pesantren ini, seperti program satu pesantren satu produk, itu diinspirasi saat berkunjung ke tempat lele di Al Masthuriyah.

"Sekarang seribu lebih pesantren diberi modal agar menyerupai kesuksesan Al Masthuriyah," ungkap Emil.

Di kesempatan tersebut RK serahkan bantuan kepada Ponpes termasuk bantuan Covid-19.

"Jabar sendiri penduduknya banyak, Alhamdulillah Covid- nya terkendali. Di Kota Sukabumi sudah zona hijau, sementara Kabupaten Sukabumi biru," ungkap RK.

BACA JUGA : Kejahatan Asusila Kembali Terulang di Sukabumi, P2TP2A Sebut Racunnya adalah Medsos

Ditempat yang sama Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono mengapresiasi kehadiran Gubernur meresmikan Masjid serra beri bantuan Ponpes Almasthuriyah.

Terkait penanggulangan Covid 19 Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara intensif melakukan berbagai upaya penanganan.

"Semoga cepat tertangani dan kehidupan masyarakat kembali normal, semua segmen kehidupan berjalan sebagaimana mestinya," ungkap Adjo.(*)