Kapan Sekolah di Sukabumi Kembali di Buka, Sekda : Alternatifnya Home Visit

Rabu, 08 Juli 2020 - 18:10 WIB
Kapan Sekolah di Sukabumi Kembali di Buka, Sekda : Alternatifnya Home Visit
Kapan Sekolah di Sukabumi Kembali di Buka, Sekda : Alternatifnya Home Visit
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri menyatakan hingga saat ini Pemkab Sukabumi belum dapat memastikan kapan dunia pendidikan dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar secara terbuka atau normal kembali.

Hal ini diungkap Iyos Somantri didampingi Kadis Pendidikan, Muhammad Solihin, Kabag Tapem, Camat Cibadak dan Unsur terkait lainnya disela kegiatan monitoring percepatan penanganan Covid 19 menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Wilayah Kecamatan Cibadak, Rabu (8/7/2020).

Namun demikian, Gugus Tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Sukabumi akan terus melakukan sosialisasi dan monitoring adaptasi kebiasaan baru, di berbagai lembaga dan berbagai wilayah.

"Pendidikan di wilayah Kabupaten Sukabumi sampai hari ini belum ada ketentuan untuk di buka, oleh karenanya kami sampaikan melalui daring dulu," ungkap Iyos, Rabu (7/7).

BACA JUGA : Kejahatan Asusila Kembali Terulang di Sukabumi, P2TP2A Sebut Racunnya adalah Medsos

Pemprov Jabar menyatakan Kabupaten Sukabumi masih berada di zona Biru, Sekda berharap wilayah Sukabumi dapat segera memasuki zona hijau sehingga pendidikan kembali bisa dilaksanakan.

Sebuah skenario menjadi usulan Pemkab Sukabumi agar aktivitas belajar mengajar tetap bisa berjalan di tengah pandemi Corona.

"Salah satu alternatifnya adalah dengan cara kunjungan guru ke rumah siswa atau home visit dengan sistem belajar per kelompok, 10 orang maksimal serta tetap mengedepankan protokol kesehatan," tukasnya.

BACA JUGA : Ribuan Warga Cibadak Krisis Air Bersih, Ternyata Ini Penyebabnya

Mengenai penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru, Camat Cibadak, Lesto Rosadi mengatakan, guna mendukung AKB pihaknya terus menghimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Saya juga berharap tidak ada PSBB kelima di kabupaten Sukabumi, kasihan terhadap masyarakat terpengaruhi faktor ekonominya oleh karena itu Kami bersama dengan forkopimcam terus menekankan, masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, mudah mudahan menghadapi AKB ini betul betul sudah siap," ungkap Lesto.(*).