Hari ke-3 Pencarian Korban Tenggelam di Palabuhanratu Sukabumi

Selasa, 07 Juli 2020 - 16:37 WIB
Hari ke-3 Pencarian Korban Tenggelam di Palabuhanratu Sukabumi
Hari ke-3 Pencarian Korban Tenggelam di Palabuhanratu Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pencarian korban tenggelam hari ke-3 di Perairan Laut Selatan Palabuhanratu kembali dilakukan Tim Gabungan, Selasa (7/7/2020).

Pencarian korban tenggelam Sholeh Supartho, warga Kalangan, RT 001 / RW 010, Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ini juga melibatkan relawan warga dan nelayan Palabuhanratu Sukabumi.

Dihari ke-3 ini pencarian terhadap korban tenggelam masih dinyatakan belum ada hasil.

"Masih nihil, saat ini  pukul 13.00 WIB Tim Gabungan rehat dulu, nyandar di Dermaga Palabuhanratu, selanjutnya pukul 14.00 WIB kita lanjut kembali melakukan pencarian korban," ujar Okih Fajri, Kepala Seksi Pemberdayaan Satlinmas Satpol PP Kabupaten Sukabumi, kepada  TatarSukabumi.ID, Selasa (7/7).

BACA JUGA : Gempa Banten Terkini Guncang Sukabumi dan Jakarta

Masih kata Okih, proses pencarian dilakukan dengan mekanisme zig zag, menggunakan Perahu Congkrang menyisir lautan.

Menurut Okih, kondisi perairan sepanjang garis pesisir Palabuhanratu cukup tenang dan cuaca cukup mendukung.

"Kita start dari dermaga PLTU ke tengah laut, lalu ketempat kejadian Musibah (TKM) menyisir hingga Muara.

"Dilanjut penyisiran dilakukan di wilayah perairan Cimaja - Dermaga Palabuhanratu, namun masih belum terlihat tanda - tanda penampakan korban," tutur Okih.

BACA JUGA : Warga Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Minta Tower Seluler di Bongkar

Diberitakan sebelumnya, Korban berenang bersama temannya di kawasan Pantai Kapitol, Desa karang papak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (5/7) lalu.

Korban tenggelam bersama rekannya Faisal Pratama (25) warga Kebun bambu, RT 002/RW 004, Desa  Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Beruntung bagi Faisal yang berhasil  diselamatkan anggota life guard Balawista dan dinyatakan selamat, namun Sholeh hingga saat ini masih dinyatakan hilang tenggelam.

Sampai dengan saat ini upaya pencarian menurunkan Tim Basarnas, SARDa, Sat Pol Air Polres Sukabumi dan Unsur lainnya melakukan penyisiran baik darat (pantai) maupun laut dengan radius kurang lebih 2 KM  dari tempat kejadian musibah (TKM).(*)