Basarnas dan SARDa Turunkan Tim Evakuasi Korban Tenggelam Warga Jawa Tengah di Palabuhanratu Sukabumi

Senin, 06 Juli 2020 - 18:08 WIB
Basarnas dan SARDa Turunkan Tim Evakuasi Korban Tenggelam Warga Jawa Tengah di Palabuhanratu Sukabumi
Basarnas dan SARDa Turunkan Tim Evakuasi Korban Tenggelam Warga Jawa Tengah di Palabuhanratu Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Pencarian hari ke-dua korban tenggelam di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, sejak pagi hingga sore tadi dilakukan tim SAR Gabungan, Senin (6/7/2020).

Korban tenggelam pada pukul 13.00 WIB Minggu (5/7) kemarin, merupakan Sholeh Supartho, warga Kalangan, RT 001 / RW 010, Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Diberitakan sebelumnya, Korban bersama temannya Faisal Pratama (25) warga Kebun Bambu, RT 002/RW 004, Desa Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi berenang bersama hingga keduanya terseret arus laut Pantai Selatan Palabuhanratu.

Faisal berhasil diselamatkan petugas Balawista (Life Guard) sementara Sholeh dinyatakan hilang digulung ombak.

BACA JUGA : 2 Laka Laut Beruntun, Wisatawan di Dua Lokasi Pantai Palabuhanratu Terseret Ombak

Kepala Seksi Pemberdayaan Satlinmas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri kepada  TatarSukabumi.ID mengatakan, pencarian atas  korban Sholeh Supartho hinga sore pukul 17.00 WIB sore ini masih belum membuahkan hasil.

"Sampai dengan saat ini upaya pencarian masih nihil, Tim SARDa menurunkan 5 Personil melakukan penyisiran darat (pantai).

"Kami melakukan pencarian korban ke arah bagian Selatan Pantai Palabuhanratu dari tempat kejadian musibah (TKM) dengan radius kurang lebih sekitar 2 kilometer," ungkap Okih, Senin (6/7/2020).

BACA JUGA : Pelaku Penusukan di Cisolok Dibekuk Polisi

Tidak hanya Tim SARDa, Basarnas menurunkan Tim melakukan penyisiran laut dengan menggunakan perahu Congkreng.

"Untuk cuaca cukup bagus tidak ada kendala yang berarti, namun sesuai SOP pencarian dihentikan untuk sementara.

"Namun kita tetap standby melakukan monitor sambil menunggu info atau tanda ditemukannya korban oleh nelayan atau warga," jelas Okih.

Pencarian terhadap korban akan dilanjutkan kembali Selasa besok oleh Tim Gabungan.

"Kami akan kembali melakukan pencarian dengan penyisiran laut, semoga besok ada progres positif." ungkapnya.(*)