Resmi Dibuka Kawah Ratu TNGHS Diserbu Pengunjung

Minggu, 05 Juli 2020 - 09:54 WIB
Resmi Dibuka Kawah Ratu TNGHS Diserbu Pengunjung
Resmi Dibuka Kawah Ratu TNGHS Diserbu Pengunjung
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Setelah sekian lama di tutup, objek wisata Kawah Ratu Cidahu Sukabumi kembali dibuka untuk umum mulai Sabtu (4/7/2020) kemarin.

Hari pertama di bukanya kembali pasca pandemi, objek wisata Kawah Ratu yang berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) diserbu pengunjung.

Pembukaan Kawah Ratu mendapat antusias baik dari wisatawan, pegiat wisata maupun pengusaha lokal yang beraktifitas di sekitar lokasi kawasan wisata Kawah Ratu.

BACA JUGA : Penginapan di Geopark Ciletuh Sukabumi Terbakar

Kepala Resort Kawah Ratu TNGHS, Ganjar Gunawan mengatakan, pembukaan kawasan wisata Kawah Ratu yang berada di Kecamatan Cidahu ini diawali dengan launching pada Jumat kemarin.

Untuk jumlah kunjungan wisatawan di hari pertama mencapai 481 Pengunjung hal ini karena adanya pembatasan kuota bagi pengunjung.

"Sesuai kuota 481 per hari, Pelayanan kunjungan mulai pukul  08.00 sampai dengan 16.00 WIB. Jadi tamu yg akan berkunjung bisa datang sesuai jadwal waktu pelayanan, apabila tamu yg mau berkunjung diperkirakan datang lewat jam pelayanan sehari sebelumnya bisa mendaftarkan diri kepada petugas," kata Ganjar, Minggu (5/7).

BACA JUGA : Poros Baru PPP dan PDIP di Pilkada 2020 Cipta Ulang Sejarah Wanita Pimpin Sukabumi

Diperkirakan hari minggu ini jumlah pengunjung akan terus meningkat, namun demikian pengelola tetap melakukan pembatasan untuk pengunjung hanya 481 orang.

"Pembatasan kuota untuk jumlah orang yang ada di dalam objek wisata hanya 481 orang, namun bisa saja dalam sehari tamu yg masuk lebih dari 481 org dikarenakan ada keluar masuk pengunjung, terpenting kuota orang d dalam objek wisata sesuai jumlah 481 orang,"kata Ganjar kepada TatarSukabumi.ID.

Selain pembatasan pengunjung, pengelola kawasan memberlakukan persyaratan ketat, salah satunya pengunjung harus membawa surat bukti sehat dan pemberlakuan protokol kesehatan di fase adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Pengelola objek wisata menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung seperti pengecekan suhu tubuh, mewajibkan cuci tangan, dan membagikan masker serta face shield," tandasnya.(*)