Perbatasan Sukabumi Dijaga Ketat, Kadishub: Jika Ada Pemudik Masuk Sukabumi Akan Kita Suruh Putar Balik

Kamis, 21 Mei 2020 - 15:53 WIB
Perbatasan Sukabumi Dijaga Ketat, Kadishub: Jika Ada Pemudik Masuk Sukabumi Akan Kita Suruh Putar Balik
Perbatasan Sukabumi Dijaga Ketat, Kadishub: Jika Ada Pemudik Masuk Sukabumi Akan Kita Suruh Putar Balik

TatarSukabumi.ID - PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tahap II Kabupaten Sukabumi mulai diterapkan dan rencananya akan berakhir pada 29 Mei mendatang.

Dalam PSBB kedua ini, petugas akan lebih mengoptimalkan pemantauan dan pengawasan khususnya di pintu akses masuk perbatasan Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Lukman Sudrajat, pastikan Dishub Kabupaten Sukabumi akan melakukan peningkatan pengecekan kendaraan yang akan masuk ke wilayah Sukabumi.

"Kita akan lebih optimalkan di check point perbatasan Sukabumi, karena laju ODP (Orang Dalam Pemantauan) dari situ, yang mudik," tegas Lukman kepada TatarSukabumi.ID usai rapat evaluasi PSBB di Gedung Pendopo Sukabumi, Rabu (20/5/2020).

BACA JUGA : PSBB Sukabumi Tahap II Hingga 29 Mei, Marwan : Penyekatan Check Point Akan Diperkuat

Lukman menyatakan, jelang arus mudik Idul Fitri 2020/ 1441 Hijriah, akan dilakukan pengetatan di wilayah perbatasan bagi kendaraan yang masuk ke Sukabumi.

"Kalau berbicara PSBB aturannya di Permenkes nomor 9 tahun 2020, kalau pembatasan di bidang transportasi, mudik, aturannya di Permenhub nomor 25 tahun 2020. Kita akan memproteksi kendaraan yang masuk dari zona merah," tegas Lukman.

Kepada TatarSukabumi.ID Lukman mengatakan, puncak lonjakan arus mudik diperkirakan terjadi setelah tidak ada aktivitas perusahaan di luar  Sukabumi.

"Puncak arus mudik setelah perusahaan mulai libur, diperkirakan sekitar 6 ribu orang warga Sukabumi yang bekerja di luar daerah (jabodetabek), dua ribu pemudik itu sudah masuk kesini (Sukabumi)," jelasnya.

BACA JUGA : Pemancing Temukan Jenazah 7 KM dari Lokasi Tenggelam Korban di Sungai Cimandiri

Lebih jauh Kadishub Kabupaten Sukabumi menjelaskan dalam Permenhub nomor 25 tahun 2020 menyatakan dengan tegas larangan mudik.

Menindak lanjuti hal tersebut, Dishub Kabupaten Sukabumi selanjutnya berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Sukabumi dalam melakukan tindakan berupa putar arah kendaraan yang membawa pemudik ke Sukabumi.

"Jadi apabila ada pemudik yang masuk ke Sukabumi maka akan kita suruh putar balik," ungkap Lukman.

"Untuk penindakan akan dilakukan oleh Polisi, tidak hanya kendaraan selain flat nomor F (Sukabumi) seluruh kendaraan yang masuk akan kita periksa," terang Lukman.

"Harus putar balik dengan sangat menyesal, kita menegakan aturan, karena ini buat mereka mereka juga ya," tandasnya.(*)