Ditengah Pandemi Covid-19 Pembuatan e-KTP Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Mencapai 114 Persen

Selasa, 14 April 2020 - 10:51 WIB
Ditengah Pandemi Covid-19 Pembuatan e-KTP Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Mencapai 114 Persen
Ditengah Pandemi Covid-19 Pembuatan e-KTP Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Mencapai 114 Persen
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi menggelar konferensi pers terkait sosialisasi dalam rangka penyusunan informasi kebijakan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) bersama sejumlah media.

Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil ( Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi,
Iwan Kusdian yang belum lama menjabat menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus persamaan persepsi bersama mitra media dalam melakukan tugas pokok fungsi sosial guna memberikan paradigma pelayanan terbaik kepada warga masyarakat Sukabumi.

"Kita ingin bersinergi terhadap data warga miskin baru.

"Ada beberapa masalah dengan mewabahnya Covid-19 perubahan status masyarakat hanya karena ingin mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah," jelas Iwan Kusdian, Selasa (14/2).

BACA JUGA : Anak-anak Sukabumi Bebas Dari Covid-19

Masih kata Iwan Kusdian, pemerintah telah memberikan kemudahan dalam proses adminduk.

Kemudahan proses pengurusan Adminduk di Kabupaten Sukabumi salah satunya dengan memangkas birokrasi pembuatan adminduk di 8 UPTD Disdukcapil yang tersebar di sejumlah wilayah, pelayanan mobil dan motor keliling, serta pelayanan jemput bagi kalangan disabilitas.

"Penyerapan pembuatan e-ktp saat ini mencapai 114 persen.

"Kami juga telah berhasil dalam capaian target cetak 100 ribu Kartu Indonesia Anak (KIA) dan ketersedian 12 ribu blanko e-KTP selama kondisi physical distance melalui pendaftaran secara online," jelas Iwan Kusdian.

BACA JUGA : Perkembangan Terkini Kasus Positif Covid-19 di Kota Sukabumi

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi yang belum lama menduduki jabatannya meminta kerjasama media dalam penyebaran informasi berita.

Media diharapkan menjadi kepanjangan tangan dalam menyampaikan seluruh program dinas sekaligus menyerap keluh kesah hingga informasi di lapangan (masyarakat).

"Penyampaian informasi harus dijalankan agar masyarakat mendapat pencerahan informasi tentang administrasi kependudukan. Sosialisasi Kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat.

"Media juga dapat memberikan saran dan sebuah jalan keluar pelayanan dengan mencoba melakukan inovasi baru," pinta Iwan.(-)