Masjid Agung Kota Sukabumi Tetap Dipakai Shalat Jumat Berjamaah

Kamis, 19 Maret 2020 - 19:35 WIB
Masjid Agung Kota Sukabumi Tetap Dipakai Shalat Jumat Berjamaah
Masjid Agung Kota Sukabumi Tetap Dipakai Shalat Jumat Berjamaah
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Ketua Harian DKM Masjid Agung Kota Sukabumi, Chalik Mawardi menilai penyebaran Covid -19 di Kota Sukabumi masih terkendali sehingga kegiatan Shalat Jumat berjamaah masih tetap akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Sukabumi pada Jumat (20/3) besok.

"Berdasarkan keterangan pak walikota bahwa Kota Sukabumi masih aman terkendali dan kegiatan sholat Jumat berjamaah dilakukan normal seperti biasanya," kata Chalik di kantor Sekretariat Masjid Agung Kota Sukabumi, Kamis (19/3).

Lebih jauh Khalik menjelaskan, jika poin lima fatwa MUI nomor 14 tahun 2020 menyebutkan jika pada suatu daerah penyebaran covid-19 masih terkendali sesuai keputusan pejabat berwenang (perintah setempat) maka masyarakat setempat wajib melaksanakan Sholah Jumat berjamaah.

BACA JUGA : Gak Ada Takutnya! Pelajar Keluyuran di Mall Bioskop Hingga Tempat Karaoke Akhirnya di Razia Satpol PP

Namun demikian sebagai tindakan preventif Chalik sambung Khalik, Badan Kepengurusan MAsjid Agung Kota Sukabumi tetap akan melaksanakan protokol penanggulangan covid-19 dengan melakukan sterilisasi ruangan Masjid Agung sebelum aktivitas shalat Jumat besok.

"Jumat pagi kami akan melakukan penyemprotan disinfektan seluruh ruangan masjid. Kami juga akan siapkan hand sanitizer di setiap sudut masjid," jelasnya.

BACA JUGA : PKB Buka Posko Tanggap Darurat Corona, Anwar Sadad : Screening Covid-19 Gratis Bagi Masyarakat Sukabumi

Selain upaya sterilisasi, Chalik yang juga menjabat Kepala Departemen Agama Kota Sukabumi, Chalik memastikan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi akan menyiapkan thermal scanner di pintu masuk Masjid Agung Kota Sukabumi.

Untuk sementara waktu sambung Dia, sejumlah akses pintu masuk Masjid Agung Sukabumi akan ditutup, hanya satu pintu utama yang akan dibuka.

"Pemeriksaan suhu tubuh akan dilakukan di satu titik gerbang masuk yaitu gerbang depan, sedangkan untuk gerbang lainya sementara ditutup," jelasnya.(*)