Loading...

Pekan Festival Durian Kalapanunggal Awal Kebangkitan Petani Sukabumi

Senin, 24 Februari 2020 - 20:26 WIB
Pekan Festival Durian Kalapanunggal Awal Kebangkitan Petani Sukabumi
Pekan Festival Durian Kalapanunggal Awal Kebangkitan Petani Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka Pekan Festival Durian di Agro Mina Wisata Jayawangi Farm, Desa Gunungendut Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi, Senin (24/2/2020).

Dalam sambutannya Marwan mengatakan, ini merupakan tanda kebangkitan petani Sukabumi, petani diharapkan mampu mengelola seluruh potensi alam dan tata kelola pertanian yang lebih baik dan profesional.

Lebih jauh Marwan mengatakan, Presiden Joko Widodo tantang seluruh kepala daerah untuk bisa lebih mengoptimalkan potensi di setiap wilayahnya masing masing.

"Sukabumi memiliki lahan perkebunan yang kurang optimal, padahal sumberdaya alam Sukabumi begitu hebat tapi kesejahteraan masyarakat masih belum terangkat, saat ini akan kita dorong setiap wilayah harus memiliki keunggulan baik pertanian maupun buah buahan," ungkap Marwan, Senin (24/2).

BACA JUGA : Polisi Ungkap Fakta Kasus Penculikan Anak di Nyalindung Sukabumi

Masih kata Bupati Sukabumi, dengan kekayaan alam Sukabumi yang melimpah, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi akan berupaya untuk mendorong generasi milenial di bidang pertanian.

"Anak anak muda kita saat ini hitam sedikit (bertani) tidak mau, banyak lulusan universitas pertanian kerjanya malah di Bank.

"Kita dekat dengan Jakarta sebentar lagi jalan tol dibuka ini merupakan potensi bagi masyarakat petani Sukabumi.

"Kita akan dorong pemuda pemuda kita untuk mencintai pertanian, kita akan beri beasiswa agar mereka menjadi sarjana pertanian yang unggul," tandasnya.

BACA JUGA : Ikan Sidat 'Lubang' Terbaik dan Terbanyak Ada di Sukabumi Kebutuhan Ekspor Seribu Ton

Ditempat yang sama, Ujang Hamdan panitia Festival Durian Kalapanunggal mengatakan, festival ini dilaksanakan selama sepekan hingga 29 Februari mendatang.

Festival ini diikuti 7 desa di wilayah Kecamatan Kalapanunggal sekaligus melibatkan pengusaha UMKM dengan jumlah 40 stand menyemarakkan festival ini.

Tidak hanya menikmati festival durian, dalam festival ini,  pengunjung bisa menikmati kawasan wisata edukasi alam seperti pertanian vanili, budidaya ikan Arwana, produksi susu kambing Etawa, Ayam Sentul di kawasan wisata yang dilengkapi area permainan, camping ground, pemancingan, flying fox, hingga taman bermain anak.(*)