9 Rumah Diterjang Angin di Cicurug dan Curugkembar BPBD Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 19 Februari 2020 - 14:14 WIB
9 Rumah Diterjang Angin di Cicurug dan Curugkembar BPBD Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
9 Rumah Diterjang Angin di Cicurug dan Curugkembar BPBD Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna menyebut hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (18/2) kemarin, menimbulkan bencana puting beliung di wilayah Kecamatan Cicurug dan Kecamatan Curugkembar.

Data yang diterima TatarSukabumi.ID dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Sukabumi kesembilan rumah yang diterjang angin puting beliung diantaranya 8 bangunan rumah di Kampung Benteng, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug dan 1 rumah di
Kampung Rawagede, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi.

"Terdapat sembilan rumah warga yang terdampak dari bencana angin puting beliung dari dua Kecamatan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah," kata Daeng, Rabu (19/2/2020).

BACA JUGA : Catatan WHO untuk Endemik Malaria di Sukabumi

Lebih jauh Daeng menjelaskan, dampak terjangan angin di Cicurug mengakibatkan kerusakan ringan hingga sedang, sementara dampak terjangan angin di wilayah Curugkembar mengakibatkan rumah warga mengalami kerusakan cukup berat.

Masih kata dia, terpaan angin kencang menerjang wilayah Cicurug sekitar pukul 13.30 WIB dan kejadian serupa di wilayah Kecamatan Curugkembar terjadi pada pukul 16.30 WIB.

"Mayoritas kerusakan yang terjadi adalah bagian genting dan atap bangunan total kerugian diperkirakan mencapai 50 juta rupiah," jelasnya.

BACA JUGA : Jalur Loji Palangpang Masih Tertutup Longsor 300 Meter, Mau ke Geopark Ciletuh Gunakan Rute Aman Ini

Menurut Daeng, dengan kondisi saat ini potensi curah hujan masih akan terus terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.

Sebagai antisipasi bencana BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau agar masyarakat meningkatkan
kewaspadaan.

"Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem belakangan ini." tandasnya.(*)