Yatim Piatu Penjaja Gorengan di Cibadak, Kapolres Sukabumi Turun Tangan

Jumat, 17 Januari 2020 - 18:56 WIB
Yatim Piatu Penjaja Gorengan di Cibadak, Kapolres Sukabumi Turun Tangan
Yatim Piatu Penjaja Gorengan di Cibadak, Kapolres Sukabumi Turun Tangan
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Kisah pilu kakak beradik yatim piatu, Lastri (15) dan Siti atau kerap disapa Ami (10) yang harus berjuang berjualan gorengan setiap hari demi untuk bertahan hidup mendapat sorotan Kepolisian Resor Sukabumi.

Lebih miris lagi, kedua bocah yatim piatu saat ini tinggal menghuni rumah bambu beralas tembok dikawasan Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

BACA JUGA : Bikin Nangis! Yatim Piatu Penjual Gorengan di Cibadak Bertahan Hidup

Menindak lanjuti hal ini, Kapolres Sukabumi, AKBP Nuredy Irwansyah Putra Harahap memerintahkan Kapolsek Cibadak, Kompol Hadi Santoso untuk menelusuri keberadaan kedua bocah yatim piatu.

"Kapolsek Cibadak menyatakan informasi itu benar, maka kemudian Polres Sukabumi melalui Kapolsek Cibadak memberikan bantuan kepada adik Lastri dan adiknya Ami.

"Siang tadi jajaran Polsek Cibadak bersama Bhayangkari mendatangi rumah saudara kedua gadis yatim piatu untuk memberi bantuan berupa kebutuhan sehari hari, pakaian, serta uang untuk keperluan mereka," ungkap Nuredy, Jumat (17/1).

BACA JUGA : Warga Sukaraja Ditemukan Meninggal Dunia di Cicurug

Untuk diketahui, kedua gadis belia yatim piatu itu saat ini masih berstatus sebagai pelajar  SMP dan SD dan tinggal bersama kakaknya Sandi Cahya (40).

Sandi Cahya diketahui bekerja sebagai buruh serabutan, saat ini kedua yatim piatu tinggal berdempetan didalam rumah dengan kondisi dinding bambu yang sebagian besar usang yang didalamnya dihuni oleh enam keluarga Sandi Cahya.

Untuk bertahan hidup, kedua bocah terpaksa setiap hari mengelilingi kampung menjajakan gorengan.

"Ibunya telah meninggal dunia 3 tahun lalu karena penyakit kanker otak, sedangkan bapaknya meninggal pada Desember lalu karena keracunan pada saat bekerja menguras sumur, semoga bantuan ini bisa meringankan kehidupan mereka," tutur Kapolres Sukabumi.(*)