2 Saluran Irigasi Tergerus Longsor 15 Hektare Lahan Pertanian Terancam

Kamis, 19 Desember 2019 - 19:29 WIB
2 Saluran Irigasi Tergerus Longsor 15 Hektare Lahan Pertanian Terancam
2 Saluran Irigasi Tergerus Longsor 15 Hektare Lahan Pertanian Terancam
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Hujan dengan intensitas tinggi terjadi nyaris di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi selama hampir sepekan terakhir.

Hal ini mengakibatkan bencana longsor di sejumlah wilayah, diantaranya terjadi di Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi.

Longsor terjadi setidaknya di dua titik wilayah Desa Cihamerang pada pukul 21.30 WIB, Rabu (18/12) tadi malam.

BACA JUGA : Kebakaran di Purabaya Sukabumi Rumah dan Motor Ludes Dilalap Api

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, BPBD bersama seluruh Unsur Muspika Kabandungan dan Pemerintahan Desa Cihamerang telah melakukan assessment di lokasi longsor pada Kamis (19/12/2019).

Menurut Daeng, akibat hujan yang turun selama 3 hari terakhir mengakibatkan tebing longsor dan menggerus saluran irigasi Cipari di Kampung Cihamerang dan saluran irigasi Pasir Makam.

"Dari hasil pantauan di lokasi bencana, longsor di irigasi Cipari  dengan panjang 15 meter dengan keretakan 16 meter, sementara untuk irigasi pasir makam panjang longsor 100 meter dengan ketinggian tebing longsor 50 meter," jelas Daeng, Kamis (19/12).

BACA JUGA : DPMD Sukabumi Warning Kades, Sekdis : Satu Rupiah Uang Negara Harus Dipertanggungjawabkan

Dampak dari 2 saluran irigasi yang tergerus longsor, sedikitnya 15 hektare sawah terancam tidak teraliri air.

BPBD mencatat diperlukan 30 Batang paralon untuk penanggulangan sementara saluran irigasi agar bisa kembali diakses masyarakat.

"Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun perlu dilakukan antisipasi atas potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah pesawahan yang cukup labil ditambah curah hujan yang masih diprediksi tinggi," jelas Daeng.(*)