Marwan Hamami Sebut UPK dan BAZ Solusi Terbaik Berantas Bank Emok

Selasa, 10 Desember 2019 - 11:27 WIB
Marwan Hamami Sebut UPK dan BAZ Solusi Terbaik Berantas Bank Emok
Marwan Hamami Sebut UPK dan BAZ Solusi Terbaik Berantas Bank Emok
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Bank Emok merupakan kegiatan peminjaman uang yang diberikan kepada kelompok (group lender) dengan sasaran peminjam dari kalangan perempuan (emak-emak).

Salah satu ciri khas Bank Emok, saat proses akad kredit maupun pembayaran, emak-emak (nasabah) melakukannya sambil duduk lesehan silangkan kaki kebelakang atau dalam bahasa sunda disebut emok.

Ciri lainnya, model pinjaman berkelompok ini memiliki sistem pembayaran pinjaman secara tangung renteng oleh seluruh anggota grup.

BACA JUGA : 1200 Bangunan Sekolah Dasar di Kabupaten Sukabumi Rusak

Keberadaan Bank ini digadang gadang sebagai bentuk baru rentenir dalam menjalankan bisnis perputaran uang, pasalnya bunga pinjaman Bank Emok dinilai cukup tinggi dan mencekik nasabahnya.

Belakangan ini, perkembangan Bank Emok di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi menuai banyak sorotan.

Tidak hanya suku bunga tinggi, alasan lainnya, anggota kelompok diwajibkan untuk menutup pengembalian pinjaman anggota lain yang telat atau tidak sanggup membayar, hal ini kerap menjadi polemik hingga menimbulkan perpecahan dan pertengkaran dikalangan masyarakat.

BACA JUGA : Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi, Iyos Somantri Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Gejala Aneh

Menyikapi permasalahan yang timbul dari maraknya Bank Emok, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyatakan Pemkab Sukabumi akan lebih melakukan penataan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di setiap Kecamatan yang salah satu programnya adalah Dana Bergulir Masyarakat (DBM) unit simpan pinjam perempuan.

Salah satu fungsi mendasar UPK adalah mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir, penanganan kemacetan pembayaran pada UPK tidak melakukan pemaksaan bahkan pengikatan berupa jaminan namun atas kesadaran.

Halaman Selanjutnya >>>>