Loading...

Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi, Iyos Somantri Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Gejala Aneh

Minggu, 08 Desember 2019 - 13:51 WIB
Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi, Iyos Somantri Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Gejala Aneh
Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sukabumi, Iyos Somantri Minta Masyarakat Lapor Jika Ada Gejala Aneh

TatarSukabumi.ID - Sejak sepekan terakhir cuaca ekstrem hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dibarengi angin kencang melanda nyaris seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut memicu terjadinya potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, puting beliung hingga longsor dibeberapa wilayah Sukabumi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri mengatakan hal tersebut perlu diwaspadai baik oleh seluruh warga masyarakat maupun khususnya jajaran Dinas terkait yang membidangi permasalahan bencana, Minggu (8/12/2019).

BACA JUGA : Tergerus Longsor Rel Kereta Api Tergantung, KA Pangrango Sukabumi - Bogor Sementara Tidak Beroperasi

Lebih jauh, Kepala BPBD sekaligus Sekda Kabupaten Sukabumi memandang perlu dilakukan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat maupun elemen pemerintahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga unsur pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi.

"Karena tanpa kerjasama dari seluruh pihak, penanggulangan bencana tidak akan bisa tuntas.

"Sebab bencana itu tidak bisa direncanakan dan diinginkan, tapi ini suatu yang harus bisa kita antisipasi, dan selanjutnya Kita akan memfasilitasi apabila ada korban bencana di Kabupaten Sukabumi khususnya," ujar Iyos Somantri disela peringatan Hari Ibu ke-91, Minggu (8/12).

BACA JUGA : Honda Jazz Tertimpa Pohon Tumbang di Sukabumi

Dalam kesempatan ini, Iyos meminta jajarannya khususnya Camat dan Kepala Desa untuk dapat lebih memantau wilayahnya dan mensosialisasikan tanggap bencana kepada warganya.

"Camat, kades maupun lurah bisa menghimbau masyarakat yang tinggal di wilayah yang rawan banjir, longsor, ketika hujan harus antisipasi, segera tinggalkan tempat.

"Dan juga jika ada gejala gejala (alam) yang aneh harus segera melaporkan, kepada kami," tegas Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi.(*)