Karhutla 3 Hektare Lahan dan Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak Terbakar

Kamis, 07 November 2019 - 23:28 WIB
Karhutla 3 Hektare Lahan dan Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak Terbakar
Karhutla 3 Hektare Lahan dan Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak Terbakar
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Si jago merah mengakibatkan terbakarnya hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) sejak sore pukul 15.00 WIB. Kobaran api baru berhasil dipadamkan malam tadi, Kamis (7/11/2019).

Informasi terhimpun, Api melumat setidaknya 3 Hektare lahan hutan  kawasan TNGHS pada ketinggian 972 MDPL (meter diatas permukaan laut) tepatnya pada kawasan Blok Legok Ipong Pasir Malang, Kampung Cihandeuleum RT 06/RW 05 Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Yosi Irawan S, Kepala Resort Kawah Ratu kepada TatarSukabumi.ID membenarkan kebakaran hutan dan lahan dikawasan TNGHS.

BACA JUGA : Jebolan Anak STM di Sukabumi Ciptakan Helikopter Gardes JN 77 GM

Lebih jauh Kepala Resort Kawah Ratu membeberkan kronologi kebakaran, menurut Yosi, Pihak Resor Kawah Ratu menerima laporan awal kebakaran dari warga Cidahu sekitar pukul 15.00 WIB.

Menindak lanjuti laporan warga, lanjut Yosi, pihaknya menurunkan tim pertama sebanyak 7 personil menuju titik api,  dan menyusul tim kedua dengan jumlah personil 21 orang yang terdiri dari petugas resort Kawah Ratu dibantu para volunteer.

"Selanjutnya tim terakhir naik pada pukul 20.08 malam tadi, menurunkan 17 personil untuk menyisir titik api yang tersisa dan memastikan tidak ada potensi api susulan," beber Yosi.

BACA JUGA : Janjian Perang Tengah Malam, Trend Baru Tawuran Antar Pelajar di Sukabumi

Titik api penyebab terbakarnya lahan diduga berasal dari luar kawasan dan merembet ke TNGHS.

Yosi mengatakan jika api diduga akibat puntung rokok yang di buang oleh pencari kayu bakar.

Lebih jauh, Kepala Resort Kawah Ratu menghimbau agar masyarakat berhati hati dan bijaksana dalam menggunakan api.

"Besar jadi lawan kecil jadi kawan, bijaksana dalam menggunakan api, apalagi dalam musim kemarau, jangan membuang sumber api (puntung rokok,dll) secara sembarangan, karena jika sudah terjadi kebakaran akan merugikan semua pihak," tegasnya.(*)