Pejabat Sukabumi Tersandung Kasus Korupsi, Kajari : Ada Tunggulah Sebentar Lagi

Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Pejabat Sukabumi Tersandung Kasus Korupsi, Kajari : Ada Tunggulah Sebentar Lagi
Pejabat Sukabumi Tersandung Kasus Korupsi, Kajari : Ada Tunggulah Sebentar Lagi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai tim yang mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah melalui upaya preventif maupun persuasif.

TP4D Kabupaten Sukabumi yang digawangi jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi merupakan tim Adhyaksa yang dibentuk melalui keputusan Jaksa Agung pada 1 oktober 2015 sebagai tindak lanjut dari Inpres (intruksi Presiden) nomor 7 tahun 2015.

BACA JUGA : Polres Sukabumi Lakukan Penyekatan di 3 Titik Jelang Pelantikan Presiden Joko Widodo

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi, Alex Sumarna, saat ditemui di Kantor Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Sukabumi mengatakan, Pihaknya tengah membahas beberapa hal bersama Dinsos dan TKSK salah satunya terkait pengelolaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Intinya dalam pelaksanaan BPNT kedepan bisa lebih baik, jadi semua stake holder terutama TKSK bisa jalankan tugas dengan baik, jangan sampai ada intervensi kepentingan pribadi, laksanakan sesuai pedoman," tegas Alex Sumarna, saat melakukan monev di Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/10) kemarin.

BACA JUGA : Babak Baru Pembangunan Bandara Cikembar Sukabumi

Dikonfirmasi lebih jauh terkait capaian kinerja TP4D Kabupaten Sukabumi di penghujung tahun 2019, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi, Alek Sumarna menjelaskan.

"Sekarang kita juga lagi sibuk monev (monitoring evaluasi) di 47 kecamatan,"

"Untuk dinas yang melaporkan sudah berapa persen dan kendalanya apa, baru yang perlu kita datangi," beber orang nomor satu Adhyaksa Kabupaten Sukabumi.

Sempat disinggung awak media terkait instansi atau pejabat Sukabumi yang tersandung kasus dugaan tindak pidana Korupsi di tahun 2019 ini, Alex Sumarna angkat bicara.

"Ada, tunggulah sebentar lagi." tutur Alex.