Kawasan Bahaya! Polisi Pasang Police Line 2 Rumah Dampak Pergerakan Tanah di Cibadak Sukabumi

Senin, 14 Oktober 2019 - 10:33 WIB
Kawasan Bahaya! Polisi Pasang Police Line 2 Rumah Dampak Pergerakan Tanah di Cibadak Sukabumi
Kawasan Bahaya! Polisi Pasang Police Line 2 Rumah Dampak Pergerakan Tanah di Cibadak Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Anggota Kepolisian Sektor Cibadak sejak pagi tadi memastikan 2 rumah dampak dari bencana pergerakan tanah di Kampung Benda Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi di tutup.

Penegasan ini seiring dengan dipasangnya garis kuning polisi (Police line) pada 2 rumah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah.

BACA JUGA : Mengerikan! Tanah di Cibadak Bergerak Retak Membelah Rumah Dengan Kedalaman 4 Meter

Brigadir Ganjar Pranowo, Anggota Polsek Cibadak Polres Sukabumi kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, pemasangan police line dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

Mengingat warga dan anak anak masih ada yang melakukan aktivitas di sekitar bangunan rumah.

"Pemasangan dilakukan pagi tadi pukul 06.00 untuk mengantisipasi hal- hal yang tak diinginkan," tegas Ganjar, Selasa (14/10).

BACA JUGA : Bumi Terbelah di Cibadak, Adjo : Tunggu Hasil Kajian Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Peringatan bahaya di lokasi sekitar 2 rumah yang saat ini telah dipasangi police line juga dikuatkan Fredy, Petugas TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Cibadak Kabupaten Sukabumi.

Menurut Fredy, retakan pada tanah yang sempat hari sebelumnya ditutup, pagi tadi terpantau kembali terbelah.

"Lubang retakan yang sempat ditutup pagi tadi kembali terbuka, timbul lagi retakan retakan akibat pergeseran tanah," jelas Fredy.

BACA JUGA : Bule Asal Belgia Dalami Silat Prabu Siliwangi di Al-Fath Sukabumi

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir, bencana pergerakan tanah mengancam 180 KK dan setidaknya 42 bangunan rumah warga dan tempat beribadah.

Di lokasi bencana pergerakan tanah, Posko Kesehatan dan sejumlah tenda pengungsian telah didirikan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Saat ini sedikitnya 15 Kepala Keluarga (KK) mengungsi mengingat kondisi tanah di kawasan Kampung Benda Cibadak cukup rawan. (*)