Krisis Air Bersih di Cidadap Sukabumi, Warga Minum Air Sungai

Rabu, 09 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Krisis Air Bersih di Cidadap Sukabumi, Warga Minum Air Sungai
Krisis Air Bersih di Cidadap Sukabumi, Warga Minum Air Sungai
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Krisis air bersih menimpa warga Kampung Simpenan, RT 4/RW 12, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dari pantauan TatarSukabumi.ID, untuk pemenuhan akan kebutuhan air bersih, warga setempat terpaksa menggunakan air dari Sungai Cidadap yang jaraknya ratusan meter dari pemukiman warga, Rabu (9/10).

Diki Wahyudi (24) warga setempat kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, krisis air terjadi sudah sejak dua bulan terakhir.

BACA JUGA : Mengerikan! Tanah di Cibadak Bergerak Retak Membelah Rumah Dengan Kedalaman 4 Meter

Sejumlah sumur warga mengering, warga terpaksa berbondong bondong ke Sungai Cidadap untuk memperoleh air.

"Hampir dua bulan kami terpaksa pakai air dari sungai Cidadap untuk minum dan kebutuhan MCK. hampir semua sumur di wilayah ini kering," keluh Diki,  Rabu (9/10).

Sebetulnya, Diki mengaku enggan mengkonsumsi air Sungai untuk minum, namun hal itu terpaksa dilakukan mengingat jika harus membeli air, harus merogoh kocek puluhan ribu setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan air minum maupun mandi cuci kakus (MCK) rumah tangganya.

"Disini juga ada yang menjual air harganya 10 ribu per tiga jerigen, sedangkan kebutuhan kami (keluarga) rata rata sekitar 21 jerigen setiap hari jadi kalau harus membeli cukup berat juga biayanya," jelasnya.

BACA JUGA : Klaim Tanah Pribadi, Engkus Warga Gegerbitung Sukabumi Bongkar dan Blokade Jalan

Meski air dari Sungai Cidadap didapat gratis, namun warga setempat harus bersusah payah untuk mendapatkannya dengan menempuh jarak sekitar 500 meter.

Halaman Selanjutnya >>>>



Close Ads X