Sosok Pencetak Gol Pertama AFF U-22 Anggota Brimob Asal Cicurug

Minggu, 24 Maret 2019 - 00:00 WIB

Sosok Pencetak Gol Pertama AFF U-22 Anggota Brimob Asal Cicurug
Sosok Pencetak Gol Pertama AFF U-22 Anggota Brimob Asal Cicurug
Banner Dalam Artikel

Bupati Sukabumi, Sani Rizki Fauzi dan Kapolres Sukabumi

Bupati Sukabumi, Sani Rizki Fauzi dan Kapolres Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Partai Final Piala AFF U-22 antara Indonesia melawan juara bertahan Thailand di Stadion Nasional Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) lalu merupakan langkah besar dalam karir persepakbolaan Indonesia dikancah Asia.


Dibalik kesuksesan skuad U-22 di lapangan hijau saat membungkam Thailand satu hal menarik dari pencetak gol pertama Indonesia ke gawang Thailand, yakni Sani Rizki yang juga merupakan seorang Anggota Kepolisian Satuan Brimob Polda Jawa Barat yang berasal dari Sukabumi.


Sani Rizki Fauzi, Pemuda kelahiran 21 tahun lalu berasal dari Kampung Kongsi, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat putera dari pasangan Edi Riyadi (49) dan Ida Kusumawati (47) merupakan pembobol gawang Thailand pertama dalam laga tersebut.


Sani Rizki Fauzi diketahui berasal dari keluarga yang biasa serta dengan kondisi ekonomi terbatas, namun hal itu tidak menjadi masalah besar baginya untuk membuktikan impian menjadi pemain sepakbola professional.

Keluarga Sani Rizki Fauzi

Keluarga Sani Rizki Fauzi

Informasi yang dihimpun, Ayah Sani Rizki Fauzi bekerja sebagai buruh serabutan terkadang menjadi ojek sementara sang Ibunya hanya sebagai petugas kebersihan (cleaning service) di salah satu Bank di Kecamatan Cicurug Sukabumi.


Impiannya dibuktikan dengan keberhasilan Sani menyumbangkan satu gol ke gawang Thailand dan dalam laga AFF U-22 hingga mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai meraih piala AFF U-22.


Ibunda Sani, Ida Kusumawati,  mengatakan, awalnya selama dua tahun Sani Sekolah di SMAN 1 Cicurug selanjutnya melanjutkan di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan, Jakarta Selatan.


"Lulus dari PPLP Ragunan, Sani diterima sebagai siswa kepolisian di SPN Lido. Setelah menempuh pendidikan kepolisian selama 7 bulan, anak saya dilantik menjadi anggota Brimob Polda Jabar pada 7 Maret 2017 dengan pangkat Bripda," ujar Ida Kusumawati.


Pemuda kelahiran 7 Januari 1998 terlihat kepiawaianya dalam mengolah sikulit bundar sudah terlihat sejak usia dua tahun.


Kemudian keahliannya tersebut berkembang dan mendapatkan berbagai prestasi seperti menjadi pemain terbaik kejuaraan sepakbola anak usia 12-13 tahun tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi kemudian menjadi The Best Winner Futsal SMA IT Muhammadiyah Cicurug.


Prestasinya terusnya berkembang, sejak SMP dan SMA dan mendapatkan beasiswa olahraga sepakbola.


Sebagai orangtuanya dirinya tentunya bangga dengan prestasi yang ditorehkan anaknya yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah sepakbola tingkat Asean hingga menjadi bagian Timnas Indonesia.(*)


Reporter : Isep Panji// Asep M-rhe

Editor : Aldi Kusuma