Rutilahu Milik Kakek Tua di Nagrak Sukabumi Ambruk

Selasa, 30 Juli 2019 - 00:00 WIB

Rutilahu Milik Kakek Tua di Nagrak Sukabumi Ambruk
Rutilahu Milik Kakek Tua di Nagrak Sukabumi Ambruk
Banner Dalam Artikel


TatarSukabumi
. ID - Rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dihuni 4 jiwa di Kampung Teluk Agung, RT 02/RW 05, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi akhirnya Ambruk, Minggu (28/7/2019).


Dihubungi melalui sambungan telepon, Miki, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Kabupaten Sukabumi membenarkan insiden abruknya sebagian bangunan rumah yang dihuni Salam (66) beserta keluarganya.


Miki menjelaskan, ambruknya bangunan disebabkan kondisi rumah yang cukup tua dengan sejumlah tiang penyangga yang telah lapuk dan keropos dimakan usia.


"Bagian yang ambruk terjadi pada bagian belakang dan dapur. Kami sudah koordinasikan peristiwa tersebut dengan desa. Pihak Satgas Desa sudah mengatasinya," kata Miki Minggu (28/7).


BACA JUGA : Babi Hutan Ngamuk Seruduk Warga Hingga dilarikan ke RSUD R Syamsudin Sukabumi


Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, karena penghuni rumah telah menyadari bahwa banguan sudah tidak layak pakai nyaris ambruk.


Saat bangunan ambruk, pemilik telah melakukan antisipasi, namun saat evakuasi, kata Miki, P2BK Nagrak bersama Satgas Desa terpaksa harus mentandu pemilik rumah, pasalnya saat ambruk, Salam dalam kondisi sakit.


"Memang sebelumnya anak tertua dari pemilik rumah sudah mengosongkan ruangan tersebut karena sudah lapuk dan berencana untuk diperbaiki. Pemilik rumah sudah beberapa hari terakhir terbaring ditempat tidur dan tidak bisa jalan karena sedang sakit," jelas Miki.


BACA JUGA : 10.691 Balita di Sukabumi Mengalami Stunting


Upaya selanjutnya, Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Desa Nagrak Utara untuk mengajukan bantuan Rutilahu.


"Untuk kasus ini kami sudah tembuskan laporannya kepada Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi untuk didata sebagai penerima bantuan Rutilahu. Mudah-mudahan segera terealisasi," jelasnya.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi