Petani Sukabumi Menjerit Tidak Terima THR, Gara-gara Harga Anjlok

Senin, 25 Juni 2018 - 00:00 WIB

Petani Sukabumi Menjerit Tidak Terima THR, Gara-gara Harga Anjlok
Petani Sukabumi Menjerit Tidak Terima THR, Gara-gara Harga Anjlok
Banner Dalam Artikel


TatarSukabumi.ID - Beragam jenis hasil bumi terutama sayuran dihasilkan Petani Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat.

9 hari jelang Hari Raya Idul Fitri, Petani Desa Cipeuteuy dan sekitarnya menjerit, pasalnya harga sayuran menjelang lebaran semakin merosot.

BACA JUGA : Icip Icip Kopi Asal Sukabumi Yang Bercitarasa

Hal ini dirasakan Aldiyansah (25) salah seorang petani Cabai, warga Desa Cipeteuy, Aldiyansyah mengaku nilai jual hasil bumi anjlok hingga 200%, "Kalau minggu minggu sebelumnya harga cabai mencapai 30 ribu perkilo, kini anjlok hanya 10 ribu perkilo," keluh Aldiyansah kepada TatarSukabumi.ID, Selasa [5/6/2018].

Padahal Aldiansyah mengeluhkan tingginya biaya produksi pertanian yang dinilai tidak berimbang dengan harga jual hasil bumi.

BACA JUGA : Kabar Gembira, 8 Juni 2018 Tol Bocimi Siap Dilintasi Pemudik

Sementara ini, Petani setempat kerap menjual hasil bumi ke pengepul lokal (tengkulak) yang telah memberikan pinjaman modal biaya pertanian kepada petani (Sistem Ijon).

Keterbatasan akses informasi pasar menjadi salah satu kendala yang dirasakan Petani di daerah sentra produksi hasil bumi Desa Cipeteuy, hal lainnya akibat keterbatasan informasi mengenai akses permodalan yang disediakan oleh pemerintah.

"untuk masalah harga mah saya taunya harga penerimaan ditengkulaj saja, untuk harga dipasaran tidak tahu menahu," pungkas Aldiansyah.(*)

Kontributor : Asep M-Rhe / Editor : Dian Syahputra Pasi