Babi Hutan Ngamuk Seruduk Warga Hingga dilarikan ke RSUD R Syamsudin Sukabumi

Selasa, 30 Juli 2019 - 00:00 WIB

Babi Hutan Ngamuk Seruduk Warga Hingga dilarikan ke RSUD R Syamsudin Sukabumi
Babi Hutan Ngamuk Seruduk Warga Hingga dilarikan ke RSUD R Syamsudin Sukabumi
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Binatang buas turun gunung dan menyerang warga Kampung Babakan Cangklek RT 04/02, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, sekira pukul 15.00 WIB sore tadi, Sabtu (27/7/2019).

Serangan Babi Hutan mengakibatkan satu warga terluka akibat diseruduk binatang buas tersebut. 


Camat Gegerbitung, Endang Suherman, membenarkan seorang warganya terluka akibat serangan Babi Hutan yang mengamuk di pemukiman padat penduduk. 


Korban merupakan Jaja (50) yang terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas setempat dan selanjutnya di rujuk untuk mendapat perawatan di RSUD R Syamsudin (Bunut) Sukabumi.


BACA JUGA : Status Letusan Gunung Tangkuban Parahu Bandung Level 1


"Korban masih mengalami pendarahan pada bagian lukanya. Ini musibah mudah mudahan korban cepat sembuh," kata Camat Endang didampingi Kades Gegerbitung saat ditemui di RSUD Bunut malam ini, Sabtu (27/7).


Masih kata Endang, Korban mengalami luka pada bagian kaki dan tangan, Babi Hutan diduga berasal dari Gunung Gombong (Perbatasan Cianjur - Sukabumi) yang turun ke pemukiman warga.


BACA JUGA : Catatan Panjang Bencana Sepanjang Tahun 2019 di Kabupaten Sukabumi


Setelah menyerang warga, Babi Hutan sempat mengamuk hingga ke tengah Ruas Jalan Gegerbitung sementara warga setempat berusaha melumpuhkan binatang buas tersebut.


Hingga berita ini ditayangkan Babi Hutan tidak berhasil dilumpuhkan, aparat kepolisian dan masyarakat masih berusaha mencari binatang buas yang mengancam warga.


"Penanganan Korban di Puskesmas dan Rumah Sakit sudah maksimal, informasi besok diperiksa kembali perkembangannya," jelas Endang. (*)


Reporter : Asep M-Rhe
Editor : Dian Syahputra Pasi