Header AD

Muskab ke-IV Apindo Sukabumi, Ning : Fokus Buruh Tidak Kehilangan Pekerjaan


Ketua DPK Apindo Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu Astuti
Ketua DPK Apindo Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu Astuti


TatarSukabumi.ID - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukabumi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ke-IV tahun 2019 dengan mengusung tajuk sinergitas pengusaha bersama pemerintah dan masyarakat pekerja yang kondusif untuk meningkatkan sosial ekonomi yang berkeadilan dan lebih baik, Rabu (11/9/2019).


Disela kegiatan, Ketua DPK Apindo Kabupaten Sukabumi, Ning Wahyu Astuti, mengatakan, salah satu tujuan pelaksanaan Muscab ini adalah untuk memilih Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) periode 2019-2024 yang nantinya akan memimpin 87 Perusahaan yang tergabung dalam Apindo Kabupaten Sukabumi.


"Agenda muskab dilakukan 5 tahun sekali, sampai kemarin yang mendaftar hanya baru satu calon ketua yaitu saya. Adapun mekanisme pemilihan tergantung panitia apakah secara aklamasi atau harus voting secara obyektif. Saya optimis bisa terpilih kembali," kata calon tunggal sekaligus incumbent Ketua Apindo masa periode jabatan sebelumnya, Rabu (11/9).


BACA JUGA : Kerajinan Asal Sukabumi Tembus Papua


Masih kata Ning, untuk legalitas 87 Perusahaan dalam keanggotaan Apindo, nantinya akan dilakukan verifikasi sekaligus validasi data administrasi.


"Apabila ada yang belum lengkap, kita bantu pengurusannya agar sesuai peraturan," kata Ning.


Sempat disinggung awak media terkait sejumlah perusahaan yang hengkang dari Sukabumi, menurut Ning, faktor penyebab utama permasalahan ini adalah adanya persaingan upah.


"Jadi upah kerja di Sukabumi bila di komparasi dengan di Jawa tengah selisihnya bisa berbeda hampir satu juta rupiah, jadi customer menghitung mana yang bisa menjual jasa ke mereka dengan yang lebih murah," beber Ning.


BACA JUGA : Baju Gading Selfie Depan Baliho, Bawaslu Minta ASN Jaga Kode Etik Agar Tidak Terjadi Kegaduhan


Lebih jauh Ning menjelaskan, ketika kalah dalam hal persaingan pembayaran upah, apa boleh buat, Apindo tidak bisa memaksa perusahaan untuk tetap berinvestasi di Sukabumi.



"Yang terpenting langkah yang akan kita ambil adalah bagaimana orang-orang (buruh) yang kehilangan pekerjaan ini bisa tetap ditampung dan mendapat pekerjaan, intinya kita fokus itu," tegasnya.


BACA JUGA : Menggelitik, Dokter Gadungan di Sukabumi Beda Penyakit Dikasih Obat Sama


Upaya lain untuk menangani permasalahan hengkangnya Perusahaan di Sukabumi, Ning menyatakan, Apindo akan berafiliasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi.


"Dengan kolaborasi itu kita akan tahu bilamana ada potensi. Misalnya sektor pariwisata, ya kita bantu, kita akan cari investor yang bergerak dibidang itu," kata Ning. 


"Saya minta bantuan semua pihak sehingga para investor lebih tertarik dan nyaman berinvestasi di Sukabumi," tandasnya.


BACA JUGA : Kondisi Terkini Korban Keracunan Massal Karyawan Pabrik di Parungkuda Sukabumi


Ditemui terpisah, Tim Formatur dalam Muskab Apindo ke-IV, Sudarno Rais, mengatakan, dari total 87 perusahaan yang tergabung adalah Apindo, Muskab kali ini dihadiri 60 anggota dengan 50% diantaranya dihadiri langsung oleh owner perusahaan. 


Hasil akhir sidang pleno Muskab, secara aklamasi telah terpilih kembali Ning Wahyu A, S.Pd, MM sebagai Ketua DPK Apindo Kabupaten Sukabumi, masa kerja 2019 - 2024.


Selanjutnya ketua terpilih bersama tim formatur dikukuhkan oleh DPP Apindo Provinsi Jawa Barat, Martin B.Chandra yang diwakili oleh Sekjen DPP Apindo Jabar.


"Selanjutnya jajaran tim formatur DPK APINDO Kabupaten Sukabumi diberikan waktu selama 1,5 bulan untuk menyusun struktur, komposisi, personalia DPK Apindo Kabupaten Sukabumi masa bakti 2019-2024 dan dilakukan pelantikan," jelas Sudarno.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Muskab ke-IV Apindo Sukabumi, Ning : Fokus Buruh Tidak Kehilangan Pekerjaan Muskab ke-IV Apindo Sukabumi, Ning : Fokus Buruh Tidak Kehilangan Pekerjaan Reviewed by TatarSukabumi.ID on Kamis, September 12, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads