Header AD

Pemkab Sukabumi Bahas Informasi Geospasial Tematik dan Sinkronisasi Percepatan Kebijakan Satu Peta


TatarSukabumi.ID - Pembahasan lanjutan mengenai validasi rancangan peta indikatif tumpang tindih, Informasi Geospasial Tematik (IGT) dan sinkronisasi Percepatan Kebijakan Satu Peta (PKSP) digelar Dinas Pertanahan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Sukabumi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri, dan sejumlah Unsur Perangkat Daerah dilingkup Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/8/2019).


Kepala Dinas DPTR, Tety T Wopri Saptiati menyatakan, pembahasan ini dilakukan untuk membentuk tim kerja dalam rangka melakukan sinkronisasi peta kebijakan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.


PKSP merupakan upaya perwujudan peta tematik yang berfungsi sebagai acuan perbaikan data IGT dari setiap sektor sebagai acuan perencanaan dari pemanfaatan ruang skala luas yang terintegrasi dalam dokumen Rencana Tata Ruang (RTR).


"PKSP dimandatkan dalam Perpres nomor 9 tahun 2016 dan merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi VIII, sekaligus upaya perwujudan peta tematik yang diyakini dapat menjadi solusi untuk menjawab berbagai tantangan dan hambatan selama proses pembangunan yang seringkali bermuara pada konflik tumpang tindih penggunaan lahan" beber Tety, Jumat (23/8).


BACA JUGA : Program Pengolahan Sampah di Kabupaten Sukabumi Masih Belum Cukup Memadai


Ditempat yang sama, Iyos Somantri mengatakan, rapat kordinasi diperlukan untuk menyamakan persepsi terkait hasil rapat IGT yang dilaksanakan sebelumnya di Jakarta.


Hal ini dilakukan, tambah Iyos, sebagai upaya untuk mencermati dan menyikapi segala permasalahan serta menghasilkan solusi yang nantinya dapat diimplentasikan.


"Ada 23 data yang harus disinkronkan di Perangkat Daerah, kedepan juga harus mensinkronkan penataan ruang antara propinsi dan daerah, tetapi yang paling penting harus diperbaiki supaya timpang tindih ini bisa diselesaikan dan saling menguntungkan," jelas Iyos.


BACA JUGA : Target 10 Besar Jabar, KONI Kabupaten Sukabumi Minta Naik Anggaran Jadi 11,8 Milyar


Lebih lanjut, Iyos menegaskan, untuk mencapai satu peta yang menjadi acuan, kegiatan PKSP dibagi menjadi 3 kegiatan utama yang dilaksanakan secara berurutan mukai dari kompilasi, integrasi dan sinkronisasi.


"Kompilasi terdiri dari kegiatan mengumpulkan Informasi Geospasial Tematik (IGT) yang dimiliki oleh Kementerian atau Lembaga dan atau Pemerintah Daerah, Integrasi adalah kegiatan koreksi dan verifikasi IGT di atas peta dasar Informasi Geospasial Dasar (IGD), sementara itu Sinkronisasi merupakan kegiatan penyelarasan antar IGT yang telah selesai diintegrasi, termasuk di dalamnya penyelesaian permasalahan tumpang tindih antar IGT" beber Iyos.


Iyos juga menekankan, pengerjaan kegiatan integrasi, dan kompilasi PKSP dilaksanakan dengan pendekatan kewilayahan, seluruh pengerjaan mulai dari kompilasi, integrasi hingga sinkronisasi bergantung pada kesiapan IGT yang telah selesai diintegrasi.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Pemkab Sukabumi Bahas Informasi Geospasial Tematik dan Sinkronisasi Percepatan Kebijakan Satu Peta Pemkab Sukabumi Bahas Informasi Geospasial Tematik dan Sinkronisasi Percepatan Kebijakan Satu Peta Reviewed by TatarSukabumi.ID on Sabtu, Agustus 24, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads