Kecam Demo Ricuh, PMII Warning Kota Sukabumi

Kamis, 05 September 2019 - 00:00 WIB

Kecam Demo Ricuh, PMII Warning Kota Sukabumi
Kecam Demo Ricuh, PMII Warning Kota Sukabumi
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kota Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa sebagai wujud aksi solidaritas PMII Kota Sukabumi pasca insiden yang terjadi di Bandung, Bekasi dan Purwakarta.


PMII Kota Sukabumi menggelar aksi orasi didepan Mako Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi, Kamis (15/8/2019).


Ketua PMII Kota Sukabumi Isep Ucu Agustina, disela aksi mengatakan, PMII Kota Sukabumi secara tegas mengutuk segala jenis aksi kekerasan yang terjadi saat Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi.


"Kami melakukan aksi solidaritas dari sahabat kita yang diperlakukan tidak sewajarnya oleh aparat keamanan dari Satpol PP, karena kebebasan untuk berpendapat itu telah diatur Undang-undang," kata Isep, Kamis (15/8).


BACA JUGA : Kota Sukabumi Masuk Hazard Zone 1 Jika Gunung Gede Pangrango Meletus


Dalam tuntutannya, Mahasiswa meminta agar Pihak berwenang agar segera memproses kasus yang menimpa Mahasiswa dalam aksi di Bandung, Bekasi dan Purwakarta.


Hal lainnya, PMII menuntut agar aksi kekerasan yang menimpa Mahasiswa  tidak terjadi di Sukabumi.


"Kami warning Kota Sukabumi jangan sampai kejadian serupa dengan kota lain terjadi di Sukabumi," tegasnya.


Massa aksi PMII merasa tidak puas dengan aksi yang digelar hari ini, pasalnya Mahasiswa tidak bisa berhadapan langsung dengan Kepala Satpol PP Kota Sukabumi mengingat Kasatpol PP tengah menjalani Diklatpim selama 4 bulan di Bandung.


"Keluarga besar PMII Sukabumi betul betul kecewa, ketika nanti ada Kasatpol PP kami akan melakukan aksi susulan," kata Isep.


BACA JUGA : Akibat Kecanduan Judi Online Warga Baros Sukabumi Tipu dan Jual Mobil Calon Nasabah Bank


Sementara itu, Kabid Gakda Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat, kepada awak media memastikan, insiden mahasiswa dan aparat keamanan di sejumlah kota tidak akan terjadi di Sukabumi.


"Dengan kejadian di Bandung dan Bekasi itu merupakan hal yang wajar bagi mereka menyampaikan hal seperti itu, tapi di Sukabumi tidak akan terjadi seperti itu, beberapa kali mereka melakukan unjuk rasa, demonstrasi, atau aksi lain belum pernah terjadi (bentrok) justru kami memperlakukan mereka layaknya adik-adik kita." tegas Sudrajat. (*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X