Dampak Gempa Banten Terkini, 2 Korban Jiwa dan 88 Bangunan Rusak

Kamis, 05 September 2019 - 00:00 WIB

Dampak Gempa Banten Terkini, 2 Korban Jiwa dan 88 Bangunan Rusak
Dampak Gempa Banten Terkini, 2 Korban Jiwa dan 88 Bangunan Rusak
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Laporan terkini rekapitulasi dampak Gempa Banten berkekuatan 6,9 SR hingga pukul 12.00 WIB Sabtu (3/8) siang tadi.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat setidaknya 88 bangunan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terdampak gempa.


Data yang diterima TatarSukabumi.ID dari Dal Ops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna menyatakan, dampak gempa banten yang telah masuk ke BPBD mengakibatkan kerusakan di 29 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.


BACA JUGA : Polisi Ringkus RH Tersangka Pelaku Kasus Pembunuhan Wanita Cantik Jebolan IPB


Tercatat 7 rumah mengalami rusak berat, 26 rusak sedang dan 50 rumah mengalami rusak ringan.


Dampak gempa lain berdampak pada rusaknya bangunan Sekolah MI (Madrasah Ibtidaiyah) di Kecamatan Ciambar, Majlis Taklim di Kecamatan Sukaraja, bangunan SDN Tipar di Kecamatan Cikidang, dan 2 Masjid Jamie di Kecamatan Kabandungan dan Gegerbitung.



BACA JUGA : Rumah di Cibadak Sukabumi Ambruk Dampak dari Gempa Banten


Tidak hanya berdampak pada rusaknya bangunan, BPBD Kabupaten Sukabumi mendapati laporan Korban jiwa dalam peristiwa gempa Banten.


Data sementara korban meninggal dunia akibat gempa Banten mencapai 2 Orang atas nama Ruyani (35) warga Desa Mekarmukti Kecamatan Waluran diduga akibat terkena serangan jantung.



Korban lainnya adalah H Ajay (58) warga kampung tugu Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok akibat terpeleset dikamar mandi pasca gempa di rumah kerabatnya.


BACA JUGA : Kota Sukabumi Masuk Hazard Zone 1 Jika Gunung Gede Pangrango Meletus


Daeng menjelaskan, data laporan ini merupakan laporan sementara hingga pukul 12.00 WIB siang ini.


"Perkembangan informasi selanjutnya akan dilakukan update secara berkala," ujar Daeng, Sabtu (3/8/2019).


Masyarakat dihimbau untuk berkoordinasi dengan pemerintahan setempat jika mendapati korban kerusakan maupun korban lain dalam peristiwa gempa Banten ini.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi