Header AD

Warga Sukabumi Kurang Peduli Sejarah Monumen Palagan Bojongkokosan Sepi Pengunjung


Museum Palagan Bojongkokosan


TatarSukabumi.ID - Kepedulian akan sejarah bagi Masyarakat Sukabumi dinilai masih cukup kurang.


Pasalnya, jumlah pengunjung yang datang ke Museum Palagan Perjuangan 1945 Bojongkokosan setiap tahunnya terus menurun.


Data yang diterima TatarSukabumi.ID dari pengelola Museum yang berada dibawah pengawasan Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bidang Kebudayaan Permuseuman dan Kepurbakalaan tercatat, pada tahun 2016 jumlah pengunjung mencapai 3159 orang, sementara tahun 2017 jumlah pengunjung menurun hanya mencapai 1678 orang.


Data pengunjung tahun 2018 jumlah pengunjung semakin merosot hanya mencapai 1494 sementara di tahun 2019 hingga bulan Juni jumlah pengunjung Museum saksi sejarah Sukabumi ini hanya mencapai 1007 pengunjung.


BACA JUGA : BNNK Sukabumi : Angka Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Milenial Meningkat


"Dari grafik tersebut, pengunjung terbanyak adalah pelajar dan mereka tidak dikenakan biaya masuk (gratis). Sisanya adalah pengunjung dari dalam dan luar Sukabumi," kata Jajang Aris Irawan pengelola Museum Palagan Perjuangan 1945 Bojongkokosan yang berada di Jalan Siliwangi nomor 76 KM 26 Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.


Padahal menurut Jajang, Museum Bojongkokosan sangat berperan penting dalam sejarah Jawa Barat dan sejarah kemerdekaan Indonesia.


"Perjuangan heroik Palagan Bojongkokosan merupakan cikal bakalnya pertempuran Bandung lautan api,"


"Seharusnya pesan moral dari sejarah pertempuran di Bojongkokosan dapat tertanam sebagi sebuah pembinaan karakter, jiwa nasionalisme dan kepribadian berwawasan kebangsaan yang tinggi kepada generasi penerus," beber Jajang, Selasa (2/7/2019).


BACA JUGA : Pilkades Serentak 2019 di Sukabumi Rawan Potensi Konflik


Museum bukti sejarah perjuangan Pahlawan Bojongkokosan sebagai kebanggaan warga Sukabumi saat ini dilengkapi perpustakaan, mobil film sejarah, miniatur perjuangan dan benda bersejarah lainnya.


Menurut pengelola museum,  diperlukan peran serta seluruh pihak guna menumbuh kembangkan kesadaran Masyarakat untuk menggali sejarah dan berkunjung ke Museum Palagan Perjuangan1945 Bojongkokosan.


Seluruh unsur, mulai dari kalangan dunia Pendidikan, Pemerintah, pengusaha dan unsur lainnya diharapkan mampu menggugah kembali masyarakat dan ikut mengkampanyekan pentingnya arti sejarah.


"Pelaksanaan orientasi siswa sekolah hingga jenjang perguruan tinggi, termasuk pula pelaksanaan pilkades serentak di Sukabumi, saya harap seluruh pelajar, mahasiswa dan bakal calon kepala desa itu bisa diagendakan untuk mengunjungi palagan perjuangan 1945 Bojongkokosan,"


"Untuk mengingatkan kepada generasi penerus bahwa kemerdekaan Indonesia ini tidaklah gampang, sejarah menuliskan bahwa para pejuang telah mengorbankan jiwa dan raganya melawan penjajah di tanah air Indonesia," tandasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi

Warga Sukabumi Kurang Peduli Sejarah Monumen Palagan Bojongkokosan Sepi Pengunjung Warga Sukabumi Kurang Peduli Sejarah Monumen Palagan Bojongkokosan Sepi Pengunjung Reviewed by TatarSukabumi.ID on Selasa, Juli 02, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads