Sukabumi Perbatasan Lebak Banten Waspada Gempa

Selasa, 30 Juli 2019 - 00:00 WIB

Sukabumi Perbatasan Lebak Banten Waspada Gempa
Sukabumi Perbatasan Lebak Banten Waspada Gempa
Banner Dalam Artikel



TatarSukabumi.ID - Pasca Gempa Bumi 5,2 SR dengan pusat episentrum di Lebak Banten, Camat Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Riny Zuraidah Zakhroh, meninjau 2 lokasi rumah warga Desa Cihamerang yang terdampak akibat Gempa, Senin (29/7/2019).


"Karena letak wilayah Kabandungan tidak jauh dari pusat episentrum Gempa Lebak Banten tadi malam (28/7). Di Kecamatan Kabandungan terdampak 2 rumah, untuk satu rumah merupakan korban gempa tahun lalu dan belum mendapat perbaikan, sehingga dengan gempa susulan tadi malam, retakan bertambah," jelas Riny saat ditemui TatarSukabumi.ID dilokasi dampak gempa Lebak Banten, Senin (29/7).


BACA JUGA : Gempa Bumi Lebak Banten Rusak 2 Rumah Warga Kecamatan Kabandungan Sukabumi


Riny memastikan Pihaknya telah melakukan assesmen dan melaporkan bencana ini kepada Dinas terkait, untuk segera ditindak lanjuti.


Laporan sementara, dampak Gempa mengakibatkan 1 unit rumah milik Surta warga RT 1/RW 2 Kampung Pamengpeuk  rusak ringan, sementara 1 bangunan rumah lainnya milik Mariam (46) warga RT 7 /RW 3 Kampung Pasir Haur Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan rusak sedang.


Mengingat wilayah geografis sejumlah Desa di Kecamatan Kabandungan berbatasan langsung dengan wilayah Lebak Banten dan merupakan wilayah rawan Gempa, Riny menghimbau sgar warga senantiasa waspada.


"Beberapa Desa di Kabandungan cukup dekat dengan Lebak Banten, Kami himbau Masyarakat untuk tetap waspada, Kami juga bersama Tagana akan selalu siap untuk memantau dilapangan apabila terjadi gempa susulan," tandasnya.


BACA JUGA : Rutilahu Milik Kakek Tua di Nagrak Sukabumi Ambruk


Sementara itu, Pemilik rumah yang dua kali dilanda Gempa Lebak Banten, Mariam kepada awak media mengatakan, sejak gempa sebelumnya belum ada bantuan dari Pemerintah Daerah.


"Dari Gempa tahun kemarin sudah rusak sekarang bertambah parah,"


"Sejak gempa tahun kemarin Saya tinggal di dapur rumah, karena takut roboh rumah ini dikosongin," jelas Mariam kepada awak media.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi