Header AD

Tradisi Samenan Unik di Cibadak Sukabumi, Minimalisasi Hal Mudharat


Tradisi Samenan Unik di Sukabumi


TatarSukabumi.ID - Musim kenaikan kelas atau biasa disebut Samenan, menuai pro kontra dikalangan Masyarakat.


Tradisi Samenan yang biasa dirayakan dengan acara arak-arakan membuat sebagian masyarakat merasa terganggu akibat kemacetan yang ditimbulkan.


Terlebih arak arakan Samenan yang dilakukan di Ruas Jalan Sukabumi - Bogor, namun sebagian warga menganggap hal ini sebagai hal lumrah dalam memeriahkan pesta tahunan yang telah menjadi tradisi di Sukabumi.


BACA JUGA : SMKN 1 Pertanian Cibadak Bantah Lulusan SMK Penyumbang Pengangguran Terbesar di Indonesia


Wisuda Santri Taman Pendidikan Alquran dan kenaikan kelas Madrasah Diniyah Awalian (MDA) Al-Ikhwan Bojong Talang Kelurahan /Kecamatan Cibadak berjalan meriah, Minggu (23/6/2019).


Berdeda dengan yang lain, dalam acara Samenan ini, arak arakan seluruh peserta dibarengi Marching Band dilakukan tidak melewati jalan raya, melainkan masuk ke lorong lorong dan menyisir jalan gang perkampungan.


Arak arakan Samenan memasuki jalan di perkampungan ini, telah dilakukan selama 4 tahun terakhir, hal ini dilakukan agar tidak menggangu ketertiban lalu lintas di Jalan Raya Cibadak yang kerap macet saat prosesi Samenan.


BACA JUGA : GMNI Sukabumi : Penerimaan Siswa Baru Sistem PPDB Tindakan Diskriminatif


"Ini bukan pawai, tapi jalan santai diiringi musim drumband, sengaja kami masuk ke perkampungan yang pertama untuk menghibur warga dan kedua kami gak mau menyusahkan orang, kalau masuk jalan raya bisa membuat orang jengkel, terhambat kepentingannya, intinya kami meminimalisasi hal hal yang bersipat mudharat (tidak menguntungkan/rugi)" kata A Mahyudin selaku Ketua Yayasan sekaligus Kepala MDA Al-Ikhwan Cibadak kepada TatarSukabumi.ID, Minggu (23/6/2019).


Antusias warga cukup positif akan pawai yang diinisiasi jajaran MDA Al-Ikhwan Cibadak, ajang ini jadi tontonan hiburan Masyarakat di sekitar Kelurahan Cibadak.


Ketua Yayasan berharap, kedepannya MDA Al-Ikhwan Cibadak tidak hanya menelurkan Santri yang bisa membaca Al-quran, namun lebih jauh diharapkan seluruh Santri bisa memahami dan menghafal sekaligus menerapkan alquran dalam kehidupan sehari hari.


"Kami harap nantinya bukan hanya wisuda baca tulis alquran namun ditingkatkan menjadi wisuda tahfidz (hafal) Alquran," harap A Mahyudin. (*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi

Tradisi Samenan Unik di Cibadak Sukabumi, Minimalisasi Hal Mudharat Tradisi Samenan Unik di Cibadak Sukabumi, Minimalisasi Hal Mudharat Reviewed by TatarSukabumi.ID on Minggu, Juni 23, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads