Header AD

Mantan Napi Lapas Warungkiara Sukabumi Diharapkan Menjadi Guide Wisata dan Pengusaha

Kalapas Warungkiara Sukabumi Christio Nugroho

Kalapas Warungkiara Sukabumi Christio Nugroho


TatarSukabumi.ID - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Warungjiara Kabupaten Sukabumi rencananya akan luncurkan beberapa program pembinaan bagi penghuni lapas.


Setelah berhasil dengan pemberdayaan peternakan sapi dan program keterampilan produksi bola lampu kepada warga binaan, Lapas Kelas III Warungkiara rencananya akan meluncurkan program baru di tahun 2019.


BACA JUGA : Rayakan Kemenangan di Lapas Warungkiara 617 Warga Binaan Dapat Remisi 6 Lainnya Bebas


Ditemui di ruang kerjanya, Kalapas Warungkiara - Sukabumi, Christio Nugroho mengatakan, Pihaknya akan meluncurkan program baru diantaranya program pelatihan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris kepada warga binaan.


"Di Pondok pesantren Lapas Warungkiara kami adakan program pembelajaran bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Program tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah untuk menjadikan Sukabumi sebagai tujuan destinasi wisata kelas dunia, sehingga jika bisa menguasai bahasa Inggris nantinya mereka bisa hidup mandiri, minimal bisa menjadi guide (pemandu wisata) seperti masyarakat Bali," kata Crhistio, Senin (10/6/2019).


BACA JUGA : Ubur-ubur Blue Bottle Beracun Serang Wisatawan Pantai Palabuhanratu


Program lainnya, lanjut Kalapas Warungkiara, berupa pemberdayaan pembuatan kemasan ikan Pindang (Cue) sebagai salah satu masakan khas yang menjadi iconic Sukabumi.


"Kami juga memberdayakan mereka dengan merangkai anyaman kemasan untuk ikan pindang, kita sudah bekerjasama dengan mitra dan sudah dilakukan survey kemarin," tuturnya.


BACA JUGA : 7 Istilah Unik Lebaran di Sukabumi yang Nyaris Punah, Nomor 6 Masih Terjaga


Lebih jauh Christio menjelaskan, dipilihnya pelatihan Bahasa dan pembuatan kemasan ikan Pindang selain mudah untuk dipelajari, hal ini juga bisa memiliki nilai ekonomis.


"Untuk pembuatan kemasan tidak diperlukan alat  berbahaya, pada prakteknya nantinya mereka akan diberi bahan baku (yang terbuat dari bambu) setengah jadi, kemudian mereka hanya tinggal merangkainya. Nantinya hasil dari produksi akan diberikan insentif bagi warga binaan untuk bekal mereka," beber Crhistio.


Kalapas kelas III Warungkiara berharap dengan keterampilan yang diberikan saat menjalani kehidupan di Lapas, diharapkan nantinya bisa menjadi bekal bagi warga binaan setelah keluar dari Lapas agar mempunyai keahlian sehingga tidak mengulangi perbuatannya dimasa silam. (*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Mantan Napi Lapas Warungkiara Sukabumi Diharapkan Menjadi Guide Wisata dan Pengusaha Mantan Napi Lapas Warungkiara Sukabumi Diharapkan Menjadi Guide Wisata dan Pengusaha Reviewed by TatarSukabumi.ID on Selasa, Juni 11, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads