Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Laut Melanda Perairan Ujunggenteng Sukabumi

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:00 WIB

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Laut Melanda Perairan Ujunggenteng Sukabumi
Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Laut Melanda Perairan Ujunggenteng Sukabumi
Banner Dalam Artikel

Perairan Ujunggenteng dan sekitarnya diterjang gelombang tinggi air laut


TatarSukabumi.ID - Angin kencang dibarengi gelombang tinggi air laut terjadi di kawasan perairan laut Ujunggenteng, Ciracap - Sukabumi, Minggu (2/6/2019).


Hal ini mengakibatkan sejumlah nelayan mengurungkan niatnya untuk pergi melaut.


Angin dan gelombang tinggi di peraian Ujunggenteng yang terjadi sejak beberapa hari yang lalu sesuai prakiraan yang keluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).


BACA JUGA : Bingkisan Lebaran Setoples Kue Kacang, Karyawan Garmen di Cicurug Sukabumi Protes Buang Bingkisan


Asep Jeka, Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng kepada TatarSukabumi.ID membenarkan peristiwa angin serta gelombang tinggi terjadi diwilayahnya sejak sepekan terakhir.


"Sudah lima hari ini kondisi perairan laut kurang baik, anginnya cukup kencang ditambah gelombang tinggi dari arah selatan," kata Asep Jeka, Sabtu (2/6/2019).

Angin dan gelombang tinggi dirasakan sejak hari Kamis (30/5) diperkirakan ketunggian air mencapai kurang lebih tiga meter di sekitar perairan laut Ujunggenteng dengan perbatasan laut Tegalbuleud hingga Cianjur Selatan.


"Namun nelayan sudah mengetahui akan hal ini, karena sebelumnya sudah ada himbauan dari BMKG, jadi mulai Jumat kemarin nelayan sudah tidak melaut. Beberapa nelayan yang nekad melaut tapi tidak berani jauh ketengah, karena sampai saat ini gelombang tinggi serta angin kencang masih terjadi," beber Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng.


BACA JUGA : Marwan Hamami Larang Kendaraan Plat Merah Dipakai Mudik


Sementara itu, dilansir dari laman BMKG, menyatakan prakiraan tinggi gelombang laut dikeluarkan oleh BMKG sejak Jumat. (31/5) dan berlaku hingga Sabtu (1/6).


BMKG memprediksikan tinggi gelombang laut mencapai 2.50 - 4.0 m (Rough Sea) dibeberapa wilayah perairan Indonesia.


Berikut ini wilayah yang berpotensi terjadinya gelombang tinggi meliputi, Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano - Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Samudra Hindia barat Aceh hingga Mentawai, Perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali - Lombok – Alas bagian selatan, Perairan selatan Pulau Sumba hingga Pulau Sawu, Perairan selatan Kupang - P. Rotte, Laut Timor selatan NTT, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga NTT, Perairan Kep. Sermata - Kepulauan Letti, Perairan selatan Kepulauan Babar - Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru, Perairan timur Kepulauan Wakatobi, Laut Banda, Perairan selatan Kepulauan Kei - Kepulauan Aru.


Untuk Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Banten mencapai 4.0 hingga 6.0 meter (Very Rough Sea).


Reporter : Rudi Imelda

Editor : Dian Syahputra Pasi