Header AD

Solusi Pantai Palabuhanratu agar Tidak Menjadi Tempat Pembuangan Sampah Warga Kota

Pembersihan tumpukan sampah di Pantai Loji Palabuhanratu Sukabumi

Pembersihan tumpukan sampah di Pantai Loji Palabuhanratu Sukabumi


TatarSukabumi.ID - Muspika Kecamatan Simpenan, Organisasi Masyarakat dan Warga Kampung Sawah Garung, Desa Loji, Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi, terlibat dalam aksi pembersihan gunungan sampah yang mengotori Pantai Loji Palabuhanratu, Jumat [24/5/2019].


Kegiatan ini seolah menjadi kegiatan tahunan, pasalnya, aksi serupa juga sempat dilakukan di tahun 2018 lalu.


Diduga kuat, tumpukan sampah berasal dari kiriman hulu Sungai Cimandiri yang bermuara di Laut Palabuhanratu.


Sejumlah aktivis lingkungan hidup menganggap perlunya pembangunan kontruksi pemecah gelombang laut (breakwater) sebagai salah satu solusi untuk mengurangi timbunan sampah di Pantai Loji.


BACA JUGA : Rumah Makan Raja Sambel Sukabumi Terbakar, 4 Korban Terjebak Dilantai Atas Toko


Dilokasi kegiatan pembersihan sampah yang menggunung, Camat Simpenan Iwan Gunawan kepada TatarSukabumi.ID menilai pembangunan breakwater dirasakan akan kurang efektif.


Yang harus dilakukan agar Pantai Loji tidak lagi tercemar oleh gunungan sampah, kata Iwan, salah satunya adalah dengan membuat pintu air pada setiap aliran Sungai Cimandiri yang masuk ke laut Palabuhanratu.


"Sesuai usulan yang pernah dibuat, di setiap kecamatan yang dilewati aliran Sungai Cimandiri seharusnya dibuatkan pintu air. Mulai dari Kecamatan Jampang tengah, Cikembar, Warungkiara, Bantargadung, Simpenan dan Palabuhaanratu, dan lebih bagus lagi pintu air dibuat disemua aliran sungai yang bermuara ke laut," beber Iwan Gunawan, Jumat (24/5/2019).


BACA JUGA : 6 Bahaya Akses VPN Gratis, Nomor Terakhir Berbau Pornografi


Camat Simpenan optimis dengan pintu air diseluruh aliran Sungai Cimandiri yang berujung di Muara Palabuhanratu, dipastikan Sampah tidak akan tembus ke Laut.


"Walaupun dibuat breakwater di Muara Sungai Cimandiri, Saya rasa kurang efektif karena laut akan tetap tercemar oleh sampah yang terbawa dari hulu Sungai," tukasnya.


Saat ini, kata Iwan, Pantai Loji seolah Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) karena hampir setiap hari kiriman sampah dari hulu sungai terbawa aliran air, hal ini akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.


"Saya yakin sampah yang berserakan di Pantai Loji merupakan sampah kiriman dari hulu Sungai diwilayah Perkotaan. Dampaknya bisa mengganggu habitat laut serta merusak Pantai Loji yang merupakan objek wisata Simpenan," tandasnya.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi

Solusi Pantai Palabuhanratu agar Tidak Menjadi Tempat Pembuangan Sampah Warga Kota Solusi Pantai Palabuhanratu agar Tidak Menjadi Tempat Pembuangan Sampah Warga Kota Reviewed by TatarSukabumi.ID on Jumat, Mei 24, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads