Header AD

Lain Dulu Lain Sekarang, Perang Sarung Ekstrem di Sukabumi Pakai Batu Besi dan Gir Motor

Barang Bukti Perang Sarung di Sukabumi // Foto : Dian Syahputra Pasi

Barang Bukti Perang Sarung di Sukabumi // Foto : Dian Syahputra Pasi


TatarSukabumi.ID - Istilah Perang Sarung bagi warga Sukabumi yang berusia diatas 40 tahun merupakan hal yang tidak asing.


Perang Sarung, merupakan sebuah permainan anak anak masa lalu, biasanya dilakukan usai melaksanakan shalat atau sehabis mengaji.


Dengan bersenjata sebuah kain sarung yang dilipat, peperangan dilakukan sengan cara saling sabet (pukul) menggunakan kain sarung.


Namun permainan ini nyaris hilang dan tidak pernah dimainkan oleh bocah bocah kalangan millennial.


BACA JUGA : Inilah Korban Tabrakan Kontainer dan Mobil Boks di Parungkuda Sukabumi


Namun belakangan, permainan ini kembali marak, namun tidak dilakukan oleh bocah, Perang Sarung saat ini dimainkan oleh kalangan Pemuda bahkan orang dewasa.


Bahkan lebih parah, selama Bulan Ramadhan 2019, sejumlah tantangan Perang Sarung marak di sejumlah media sosial (medsos).


Perang Sarung yang saat ini marak dinilai cukup membahayakan, pasalnya sarung yang dipakai sebagai alat tawuran sengaja diisi barang berbahaya berupa Batu, Gir, hingga alat mematikan lainnya.


BACA JUGA : Jalan Utama Kalapanunggal - Parakansalak Sukabumi Terputus


Dengan kejadian ini, Jajaran Kepolisian Resor Sukabumi bergerak dan berhasil membekuk beberapa pelaku Perang Sarung.


"Untuk antisipasi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadhan kami melakukan evaluasi bahwa sering terjadi tawuran atau aksi kekerasan setelah shalat tarawih hingga sahur,"


"Kami menggelar operasi suci Ramadhan dilima belas titik untuk mengantisipasi tawuran dan kami berhasil mengagalkan berbagai aksi tawuran diwilayah sukabumi dan sekitarnya dan 2 orang kami tetapkan tersangka," beber Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, dalam jumpa pers yang digelar di Mapolresta Sukabumi, Kamis (16/5/2019).


BACA JUGA : Situasi Terkini Pasca Ledakan Petasan di Sukabumi


Menurut orang nomor satu di wilayah hukum Sukabumi Kota, istilah Perang Sarung di Kota Sukabumi dinilai cukup membahayakan, Sarung sebagai alat bertempur pada bagian dalam dipasangi batu dan alat alat yang cukup membahayakan, seperti sejumlah barang bukti sarung yang diganduli batu yang berhasil diamankan jajaran Polresta Sukabumi.


"Ini jadi atensi kami antisipasi agar tidak terjadi lagi. Beberapa pelaku masih dibawah umur, Korban ada 2 orang terluka pada bagian kepala," jelas Kapolresta Sukabumi.


Menurut Susatyo, hasil dari penyelidikan, motif Perang Sarung dipicu oleh persaingan yang dilakukan oleh antar kelompok untuk mengaktualisasikan bahwa kelompoknya lebih kuat, hebat sehingga dia mengancam dan mengajak ribut kelompok lain.


"Pelaku bisa antar RW, antar kampung, lintas kampung, bisa juga antar desa makanya kami melakukan antisipasi di 15 titik rawan tersebut," tandasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi

Lain Dulu Lain Sekarang, Perang Sarung Ekstrem di Sukabumi Pakai Batu Besi dan Gir Motor Lain Dulu Lain Sekarang, Perang Sarung Ekstrem di Sukabumi Pakai Batu Besi dan Gir Motor Reviewed by TatarSukabumi.ID on Kamis, Mei 16, 2019 Rating: 5

Post AD

home ads