Jakarta Siaga Satu, Petugas Keamanan Bendung Akses Masuk Jakarta dari Sukabumi

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Jakarta Siaga Satu, Petugas Keamanan Bendung Akses Masuk Jakarta dari Sukabumi
Jakarta Siaga Satu, Petugas Keamanan Bendung Akses Masuk Jakarta dari Sukabumi
Banner Dalam Artikel

Petugas Keamanan disiagakan di Tiga Titik Ruas Jalan Sukabumi - Jakarta // Foto : Isep Panji


TatarSukabumi.ID - 600 lebih personel keamanan diturunkan di sejumlah titik ruas jalan Nasional Sukabumi - Jakarta sebagai antisipasi untuk membendung mobilisasi masyarakat Sukabumi yang diduga akan melakukan aksi massa di Ibukota Negara Jakarta, Rabu (22/5/2019).


Hari sebelumnya Petugas Keamanan Gabungan TNI /Polri melakukan penjagaan dan penyekatan di 5 titik, namun hari ini, penjagaan menjadi 3 titik yakni di Ruas Jalan Cibadak, Bojongkokosan (Parungkuda) dan SPBE Benda (Cicurug).


BACA JUGA : Diduga Hendak Ikuti Aksi di Jakarta, Ratusan Warga Sukabumi Kembali Dipulangkan


Wakapolres Sukabumi Kompol Imam Rahman kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, saat ini petugas memeriksa seluruh armada, barang bawaan san penumpang dari kedua arah baik Sukabumi  maupun Jakarta.


"Kalau kemarin fokus pada satu jalur yang arah ke Jakarta, sekarang dari dua arah baik menuju Jakarta, maupun yang pulang dari Jakarta,"


"Kita antisipasi massa yang akan ke Jakarta karena di khawatirkan masih ada demo lanjutan,"


"Untuk arus balik kita mengantisipasi massa yang dari Jakarta itu balik dan dikhawatirkan melakukan aksi yang sama seperti di Jakarta," beber Kompol Imam Rahman kepada TatarSukabumi.ID di Palagan Bojongkokosan, Rabu (22/5/2019).


BACA JUGA : Polisi Kerahkan 630 Personel Sekat Mobilisasi Massa Menuju Jakarta di Ruas Jalan Sukabumi - Bogor


Ratusan massa terpaksa dihalau kembali pulang ke Sukabumi mengingat Polri telah mengeluarkan status Siaga Satu Jakarta.


"Saat ini kita amankan, dan interograsi apabila ditemukan benda yang mencurigakan kita akan lakukan penyitaan. Kurang lebih 600 dari ketiga titik tersebut. Kita panggil perangkat muspika-nya untuk mengambil warganya setelah dilakukan pemeriksaan," tandasnya.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi