Insiden Maut, 3 Pekerja Tertimpa Bagian Ruko Ambruk di Cibadak

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Insiden Maut, 3 Pekerja Tertimpa Bagian Ruko Ambruk di Cibadak
Insiden Maut, 3 Pekerja Tertimpa Bagian Ruko Ambruk di Cibadak
Banner Dalam Artikel

Proses evakuasi korban runtuhnya bagian ruko di Cibadak Sukabumi // Foto : Isep Panji


TatarSukabumi.ID - Pemasangan kanopi bangunan rumah toko (ruko) di Jalan Suryakencana Kampung Leuwigoong Kelurahan / Kecamatan Cibadak ambruk hingga menelan korban jiwa.


Insiden ambruknya kanopi bangunan ruko 2 lantai yang berdiri tepat dibibir Sungai Citatih dikawasan Leuwigoong Cibadak ini terjadi pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB, Minggu (26/8/2019).


Informasi terhimpun, ambruknya kanopi ruko milik Junaedi ini menelan korban setidaknya 3 orang pekerja, ketiga Korban tertimpa kanopi hingga terjatuh ke dalam Sungai Citatih.


BACA JUGA : Bukber Terbesar di Indonesia, Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah se-Jabar Ciptakan Kesejukan dan Kerukunan


Satu pekerja dikabarkan tewas, sementara satu pekerja lainnya mengalami luka cukup serius sedangkan satu Korban lainnya diduga masih tertimbun material bangunan dan hingga saat ini belum berhasil di evakuasi.


Data yang berhasil diterima TatarSukabumi.ID, Korban meninggal dunia merupakan Bisri warga Kampung Negla Kelurahan / Kecamatan Cibadak, sementara korban lainnya adalah Karim alias Gareng yang diketahui sebagai warga Bogor.


Karim menderita sejumlah luka hingga terpaksa dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak, sementara itu, Sobirin yang juga diketahui sebagai warga Ciawi - Bogor hingga saat ini masih dalam proses pencarian dan evakuasi.


BACA JUGA : Rumah Makan Raja Sambel Sukabumi Terbakar, 4 Korban Terjebak Dilantai Atas Toko


Dari pengakuan sejumlah pekerja yang berhasil selamat dalam insiden ini menjelaskan jika bangunan ruko masih dalam proses pembangunan yang dikerjakan oleh 7 orang pekerja.


"Kejadiannya sekitar jam 8 tadi pagi, terdengar bangunan balkon (atas) roboh dibelakang, bangunan dan kanopi menimpa pekerja, matrial bangunan sebagian menimpa bangunan sekolah SMP dan sebagian jatuh bersama pekerja ke Sungai Leuwigoong," tutur rekan Korban, Minggu (26/5/2019).


"Korban Gareng langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk di rawat, Bisri baru bisa dievakuasi sekitar jam 11.00 tadi siang, kurang lebih 3 jam baru bisa ditemukan sedangkan Sobirin masih dalam proses pencarian," terangnya.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi