HP Hilang, Penemu Telepon Tipu Uang via Aplikasi Perpesanan

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:00 WIB

HP Hilang, Penemu Telepon Tipu Uang via Aplikasi Perpesanan
HP Hilang, Penemu Telepon Tipu Uang via Aplikasi Perpesanan
Banner Dalam Artikel

HP dipakai metipu, Pemilik Lapor Polisi


TatarSukabumi.ID - Hati hati dengan modus meminta atau meminjam uang di media perpesanan meski yang meminta adalah teman, sahabat, bahkan saudara sekalipun.


Anry Wijaya merasa dipermalukan setelah seseorang dengan modus mengaku ngaku sebagai dirinya meminta sejumlah uang hingga pulsa.


Ditelusuri lebih jauh, ternyata telepon seluler milik Anry Wijaya sempat hilang diduga jatuh dan telah disalahgunakan oleh seseorang yang menemukan handphone-nya untuk menipu seluruh kontak telepon yang berada didalam phonecell nya dengan modus meminta uang atau pulsa.


BACA JUGA : Marwan Hamami Larang Kendaraan Plat Merah Dipakai Mudik


Takut jadi masalah, Anry Wijaya (35) warga Kampung Cilutung Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak - Sukabumi lapor Polisi, Selasa (28/5/2019).


"Saat kendarai motor, HP (hand phone) sepertinya terjatuh disekitar ruas jalan raya Parakansalak," ujar Anry usai Lapor Polisi di Mapolsek Parakansalak.


BACA JUGA : Polisi Selidiki Ambruknya Bagian Bangunan Ruko di Cibadak Sukabumi


Meski dianggap biasa, namun dengan hilangnya telepon seluler, Andri takut menjadi permasalahan baru yang merugikan baik kepada pribadi maupun orang lain.


Kekhawatiran Anry terbukti, selang beberapa jam, sejumlah nomor yang ada dikontak teleponnya menghubungi ke nomor lain milik Anry.


"Sepertinya HP saya ditemukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,
telah berhasil menggunakan aplikasi WhatsApp (WA) atas nama saya lalu menggunakan nomor lain menjalankan aksinya dan menghubungi kontak yang ada didalam HP,"


"Katanya saya minta pulsa, yang parahnya dimintai supaya bisa transfer sejumlah uang dan ke beberapa kontak lain dia minta ketemuan," jelas Anry Wijaya.


BACA JUGA : Harta 2 Kades Nakal di Sukabumi Terancam Disita dan Diancam 6,5 Tahun Bui


Masih kata Anry Pelaku dengan berbagai cara dan alasan berusaha menipu teman, maupun kerabat yang tercantum di kontak aplikasi whatsapp.


"Seperti mau pinjam besok dikembalikan, sampai ada kebutuhan mendesak. Untungnya, tidak sampai ada yang menuruti kemauan pelaku pembajakan itu," terangnya.


Dengan peristiwa ini, Anry mengaku merasa sangat dirugikan, "Atas nama pribadi Saya meminta dan mengimbau kepada siapapun apabila ada pesan WA mengatas namakan mengaku dirinya agar tidak ditanggapi serta tidak memberikan apapun yang dipinta oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut," pungkasnya.(*)


Reporter : Rapik Utama
Editor : Dian Syahputra Pasi