Doa Dzikir Kerusuhan 22 Mei, Belum Ada Informasi Warga Sukabumi Terlibat Kerusuhan

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Doa Dzikir Kerusuhan 22 Mei, Belum Ada Informasi Warga Sukabumi Terlibat Kerusuhan
Doa Dzikir Kerusuhan 22 Mei, Belum Ada Informasi Warga Sukabumi Terlibat Kerusuhan
Banner Dalam Artikel

Doa dan Dzikir Jajaran Polres Sukabumi Kota Pasca Kerusuhan 22 Mei // Foto : Dian Syahputra Pasi

Doa dan Dzikir Jajaran Polres Sukabumi Kota Pasca Kerusuhan 22 Mei // Foto : Dian Syahputra Pasi


TatarSukabumi.ID - Pasca kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei di Jakarta, Jajaran Polres Sukabumi Kota menggelar dzikir dan doa bersama di Mesjid Agung Kota Sukabumi (23/5/2019).


Kapolres Sukabumi Kota, AKPBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan agar bangsa dan Negara bisa melalui hari-hari dalam pergantian kepemimpinan bangsa ini dengan kondusif.


"Kita semuanya sudah melihat langsung situasi di Jakarta, kami mendoakan agar rekan-rekan kami, semua aparat keamanan diberi kesabaran dalam menghadapi aksi yang ada di Jakarta," kata AKBP Susatyo, Kamis (23/5/2019).


BACA JUGA : Jakarta Siaga Satu, TNI Polri Bendung Akses Masuk Jakarta dari Sukabumi


Kapolresta Sukabumi berharap, Petugas Keamanan maupun peserta unjuk rasa diberikan kesabaran serta kekuatan, sementara untuk sejumlah perusuh yang saat ini masih melakukan aksi kekerasan semoga bisa disadarkan.


Lebih jauh Susatyo menghimbau semua pihak untuk bisa menahan diri sehingg kericuhan segera mereda dan kembali tercipta suasana yang kondusif.


"Tentunya sebelum tanggal 22 Mei lalu kami sudah melakukan secara proaktif menghimbau kepada semua masyarakat supaya tidak berangkat ke Jakarta,"


"Kita berdoa dan bekerjasama agar Kota Sukabumi yang kita cintai ini bisa aman dan kondusif," harapnya.


BACA JUGA : Bawa Alat Hisap Sabu dan Ketapel, Kapolres Sukabumi : Kita Dalami yang Bersangkutan Apakah Ikut Aksi di Jakarta


Disinggung isu terkait warga Sukabumi yang diduga terlibat menjadi salah seorang tersangka provokator dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Ibu kota Jakarta kemarin, Susatyo memastikan Pihaknya hingga saat ini Ia belum mendapat data dan informasi resmi dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya).


Namun bila isu tersebut benar adanya, Susatyo berharap Pihak Polda Metro Jaya bisa mengijinkan Polres Sukabumi untuk melakukan pengembangan akan kasus tersebut.


"Kami akan membackup ataupun mengembangkan kasus tersebut, namun sejauh ini kami belum mendapatkan informasi," jelasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi