Didemo Mahasiswa Gedung DPRD Sukabumi Kosong Tanpa Dewan

Rabu, 26 Juni 2019 - 00:00 WIB

Didemo Mahasiswa Gedung DPRD Sukabumi Kosong Tanpa Dewan
Didemo Mahasiswa Gedung DPRD Sukabumi Kosong Tanpa Dewan
Banner Dalam Artikel

Mahasiswa geruduk gedung DPRD Kota Sukabumi // Foto : Dian Syahputra Pasi


TatarSukabumi.ID - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi duduki kursi gedung paripurna Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi (27/5/2019).


Aksi tersebut dilakukan Mahasiswa akibat kecewa aksi tabur bunga yang dilakukan didepan kantor DPRD tidak mendapatkan tanggapan dari satu orang pun wakil rakyat Kota Sukabumi.


Didalam ruang rapat paripurna DPRD Kota Sukabumi IMM diantara aksi orasi, Mahasiswa meletakan reflika jenazah yang dibungkus oleh kain putih dimeja ketua DPRD disertai prosesi penaburan bunga.


BACA JUGA : GMNI Sukabumi Kecam Aksi Kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta, Abdullah : Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan


Aksi Mahasiswa berlangsung tertib meski dalam orasinya mereka berkali-kali mengungkapkan rasa kecewaan kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sukabumi yang tidak hadir menanggapi aksi.



Ketua umum IMM Sukabumi, Rajib Rivaldi mengatakan, aksi tabur bunga tersebut merupakan wujud rasa duka IMM terkait korban yang berjatuhan pasca pesta demokrasi yang telah berlangsung.


"Tabur bunga melambangkan duka cita kita, bagaimana banyak korban pascapesta demokrasi, demokrasi saat ini sedang luka, pemilu serentak ini luar biasa, banyak korban didalamnya yang sangat tidak kita inginkan," kata Rajib, Senin (27/5/2019).


BACA JUGA : Polisi Selidiki Ambruknya Bagian Bangunan Ruko di Cibadak Sukabumi


Masih kata Rajib Mahasiswa mendesak DPRD Kota Sukabumi agar mempasilitasi dan menyampaikan seluruh tuntutan meraka untuk dilayangkan ke pemerintah pusat.


"Salah satunya adalah revisi undang-undang pemilu no 7 Tahun 2017. Kita mendesak pemerintah bahwa saat ini kita sedang darurat kemanusiaan," ujar Rajib.


Hal lain menurut Rajib, IMM meminta TNI/Polri dan aparat Pemerintahan lainnya untuj mentaati peraturan yang berlaku dalam menyampaikan pendapat dimuka umum.


"Jangan mereka salah gunakan, bagaimana rakyat sipil menjadi taruhannya. Yang menjadikan banyaknya korban," ujar Rajib.


Menanggapi ketidak hadiran anggota dewan di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rajib mengatakan, "Bisa atau tidaknya tuntutan kepada anggota dewan tetap kami suarakan, meskipun saat ini mereka entah kemana. Ini menjadi kekecewaan PC IMM Sukabumi terhadap DPRD Kota Sukabumi," tandasnya.(*)


Reporter : Dian Syahputra Pasi