Cuaca Ekstrem di Sukabumi, Rumah Dikawasan Tebing Siaga Longsor

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

Cuaca Ekstrem di Sukabumi, Rumah Dikawasan Tebing Siaga Longsor
Cuaca Ekstrem di Sukabumi, Rumah Dikawasan Tebing Siaga Longsor
Banner Dalam Artikel

Longsor di Nagrak Sukabumi // Foto : Isep Panji


TatarSukabumi.ID - Hujan deras selama 4 jam menyebabkan jalan di wilayah tebing ambrol hingga menimpa rumah warga yang terletak dibawah lokasi tebing.


Material longsor, menimpa rumah hingga mengakibatkan bagian atap dan sebagian dinding bangunan rumah ambruk.


Bencana ini mengakibatkan bangunan rumah milik Dedi Awaluddin (35) bersama Istrinya Ayu (22) di Kampung Cipetir, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat, mengalami kerusakan berat.


BACA JUGA : Rumah Ambruk di Nagrak Sukabumi


Ditemui dilokasi bencana, Ayu mengatakan jika Minggu (5/5) di malam kejadian longsor, dirinya sekeluarga sedang berada di Jampang.


"Saya baru tahu pas pulang, karena di Jampang tidak ada sinyal. Sekarang terpaksa mengungsi kerumah mertua, Saya berharap perintah mau membantu rumah kami yang hancur," harap Ayu, Selasa (7/5/2019).



Tidak hanya rumah milik Ayu, satu bangunan rumah lainnya juga ikut terancam, berbarengan dengan ambruknya rumah Ayu, rumah lainnya ikut terdampak meski hanya mengalami kerusakan ringan.


Namun dengan kondisi saat ini, Pemilik rumah merasa khawatir akan potensi longsor susulan yang mengancam rumahnya.


BACA JUGA : Pria Tewas Terpanggang Api di Sukabumi Sempat Ucapkan Takbir


"Awalnya hujan, bagian atas air menjadi kolam, baru longsor terjadi, kalo rumah sebelah hancur, rumah saya hanya rusak ringan," ujar Iar Sumiarti (48).


Warga setempat berharap upaya perintah untuk penanggulangan bencana susulan mengingat kondisi lingkungan warga yang tinggal dilokasi tebing.


Sementara itu, Kurnia, Camat Nagrak kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, Masyarakat diharapkan tetap siaga akan bahaya bencana longsor susulan.


"Kami melakukan himbauan kepada Kepala Desa dan RW agar masyarakat tetap antisipasi, karena memang Nagrak termasuk daerah rawan longsor dan karena juga banyak rumah yang berada di tebing dan pinggiran selokan," tegas Kurnia.(*)


Reporter : Isep Panji
Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X