6 Bahaya Akses VPN Gratis, Nomor Terakhir Berbau Pornografi

Senin, 27 Mei 2019 - 00:00 WIB

6 Bahaya Akses VPN Gratis, Nomor Terakhir Berbau Pornografi
6 Bahaya Akses VPN Gratis, Nomor Terakhir Berbau Pornografi
Banner Dalam Artikel


TatarSukabumi.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam wawancaranya dengan salah satu stasiun TV menyarankan pengguna aplikasi perpesanan dan media sosial agar tidak mengakses aplikasi VPN (Virtual Private Network) gratis, Kamis (23/5/2019).


Menkominfo mengungkapkan hal ini, setelah banyaknya keluhan pengguna internet di Indonesia akibat dibatasinya akses internet ke beberapa media sosial. 


"Dikatakan bisa bypass lewat VPN, namun hindari VPN, karena VPN gratis bisa terdampak terbukanya data-data pribadi," ungkap Rudiantara seperti dikutip TatarSukabumi.ID dalam wawancaranya dengan Kompas TV, Kamis (23/5/2019).


Kerugian lainnya menurut Dia, dengan penggunaan VPN gratisan dikhawatirkan dapat menjadi penyebab masuknya berbagai malware kepada smartphone pengguna.


BACA JUGA : Sinyal Parabola Hilang Akibat Satelit Telkom 3S Pindah ke Satelit Merah Putih, Seperti Ini Cara Setting Ulang Parabola


Informasi terhimpun, Pemerintah telah memfilter sejumlah media sosial dan aplikasi perpesanan guna meminimalisir beredarnya berita bohong / hoaks.


Akibatnya pengguna medsos mencari alternatif lain agar tetap bisa mengakses medsos yang diblokir pemerintah dengan menggunakan layanan VPN gratis.


Untuk diketahui, VPN merupakan sebuah koneksi antar jaringan bersifat pribadi yang dilakukan melalui jaringan internet publik dan memungkinkan pengguna bertukar sumber daya secara privat melalui jaringan internet publik tersebut.


Jika dianalogikan, VPN sama halnya dengan firewall pada komputer anda, di mana VPN akan melindungi aktivitas online anda.


VPN ini sering disebut sebagai koneksi yang lebih aman dibanding koneksi internet biasa, hal ini memang benar namun tidak sepenuhnya, karena ternyata VPN ini masih memiliki sejumlah kekurangan dan dampak bahaya yang ditimbulkan.


BACA JUGA : Batu Akik Sukabumi Laris Manis di Dunia Internasional


Ternyata, dari sejumlah sumber yang berhasil dirangkum TatarSukabumi.ID, VPN tidak berbayar ditengarai dapat menimbulkan bahaya dan dampak negatif.


Pertama, bahaya yang menanti saat mengakses VPN gratis adalah resiko penjualan data secara ilegal.


Berbeda dengan pengguna VPN berbayar rasanya tidak perlu khawatir soal penjualan data, karena para penyedia VPN berbayar umumnya memiliki aturan yang ketat dan jaminan.


Namun untuk pengguna VPN gratisan anda harus berhati-hati karena banyak kasus di berbagai negara yang membuktikan jika penyedia VPN gratis terkadang menjual data pengguna ke pihak ketiga seperti korporasi yang ingin mengirim spam ke e-mail atau bahkan hacker.


BACA JUGA : Lampu Listrik dari Umbi Kentang


Kedua, bahaya menggunakan VPN gratisan adalah kemungkinan pihak penyedia layanan VPN gratis justru menggunakan komputer anda  masuk melalui IP Address sebagai Network Endpoint.


Network Endpoint atau batu loncatan untuk meningkatkan bandwith layanan VPN milik mereka dan mengalihkannya untuk meningkatkan kecepatan internet pelanggan lain yang mereka anggap lebih menguntungkan mereka (ada kemungkinan Network Endpoint anda juga dijual).


Ketiga, beberapa penyedia layanan VPN gratis berpotensi melancarkan serangan Man in the Middle, yaitu serangan terhadap sistem komputer yang saling berkomunikasi satu sama lain, si penyerang berada di tengah jalur komunikasi untuk membaca, membajak, dan mencuri data kalian atau justru menyisipkan malware, karena saat menggunakan VPN, data akan mengalir melalui server layanan VPN tersebut.


BACA JUGA : Icip-icip Durian Gandaria Asli Sukabumi, Sisa Peninggalan Kolonial Belanda Harganya Selangit


Ke-empat bahaya lain yang dapat muncul akibat menggunakan VPN gratisan adalah bocornya data dan IP kita ke publik.


Penjelasannya, VPN bekerja seperti terowongan dimana koneksi akan melewati jalur rahasia agar bisa sampai ke tujuan, namun pada sejumlah penyedia layanan VPN gratis, jalur rahasia yang digunakan memiliki banyak Lubang sehingga ada kemungkinan data dan alamat IP kita bisa saja bocor ke publik melalui lubang tadi, ancamannya kita akan menghadapi ancaman yang lebih serius yaitu malware dan hacker.


Kelima VPN gratis bisa mencatat serta melacak seluruh konten, alamat IP, dan aktifitas pengguna lainnya, selain masalah keamanan privasi, biasanya kecepatan VPN gratis memiliki daya jelajah lambat, koneksi tidak stabil, batas penggunaan data, dan enkripsi yang lemah.


Terakhir, ke-enam situs situs yang sebelumnya di blokir pemerintah seperti situs berbau pornografi yang rentan di akses oleh anak dibawah umur akan terbuka tanpa ada filter.(*)


Reporter : Rudi Imelda
Editor : Dian Syahputra Pasi



Close Ads X